cerita pengalaman anak setan

.

.

.

.

pertama kali dalam hidupku part 1

30 Agustus 2014                                                                                 
pertama kali dalam hidupku part 1

part 1 (bangun tidur sampai kerumah wulan)

aku waktu itu sedang main "prototype 2" di pagi hari mumpung hari ini sekolahku lagi diliburkan karena para guru mau civita. lalu aku dapat pesan BBM dari temanku "Axel" trus kita pun memulai percakapan


"cux khe ikut ke BW nanti??" BW=Beach Walk

"udah pasti gak dikasi" aku pun keluar ke meja makan lalu aku melihat ibuku sedang duduk dengan kedua tangannya memegang tablet dan bermain "candy crush saga" lalu aku minta izin kepada ibuku supaya membiarkan aku ikut dengan temanku ke BW. lalu aku menunjukkan chat-ku ke ibukku lalu aku dapet pesan BBM lagi dari axel

"kok?" "bilang aja buat tugas" axel gak tau kalo ibuku lagi membaca chat-ku. aku pun akhirnya dikasi pergi jauh-jauh ke Kuta bersama teman-temanku dan ini adalah pertama kali dalam hidupku aku dikasih. biasanya peraturan yang dilarang olehku dari orang tuaku yang sangat perhatian banget kepada anak pertama adalah:


1. dilarang pergi jauh-jauh

2. dilarang nonton konser hardcore (takutnya pada saat aku moshing trus nyenggol orang pasti langsung dimarahi ato gak berantem. sok tau sekali orang tua saya padahal mereka gak pernah nonton konser hardcore apalagi nonton orang lagi moshing)
3. harus berada dirumah kurang dari jam 7 malam (kalo lebih dari jam 7 malam aku dimarahi, walaupun lebih 15 menit)
4. dilarang menginap dirumah teman (takutnya aku nanti malam keluyuran malam malam, sedangkan adikku yang cewek dikasih nginap dan orang tuaku berkata"emang kamu gak punya rumah sampe harus nginap dirumah teman?")

aku pun membalas pesan dari axel

"emang jam berapa berangkatnya?"

"9 sampe 4 kira-kira" "10 kalo gak salah"
"siapa aja yang ikut"
"Jio"
"siapa Jio?"
"Julio"
"Trus"
"lion, bima, khe, clara, aku, wulan, tasya"
"aku dikasi sama ibuku ke BW"
"seeep"
"dimana ngumpul?"
"rumah Wulan"
"aku gak tau rumahnya"
"kali gitu ke rumahku cent"
"sekarang ato nanti?"
"sekarang"
"ok"

setelah mengakhiri percakapan, aku pun berhenti main dan aku pun langsung melakukan tantangan yang sudah tren di dunia maya yaitu tantangan "ice bucket challenge". aku pun memanggil adikku yang cewek untuk membantuku merekam aksiku. aku pun mengambil ember dan mengambil beberapa es batu yang sudah aku bekukan kemarin lalu menuangkannya kedalam ember dan kelihatannya sangat extreme. lalu aku pun mengisinya dengan sedikit air biar lebih segar. aku pun berjalan ke halaman rumahku dan adikku mulai merekam aku pun mengucapkan beberapa kata terakhirku sebelum mengguyurkan air yang berisi es super dingin yang sudah diuji oleh laboratorium TK, SD, SMP, SMA, SMK, SMU, UI. dan akhirnya aku pun menyirami kepalaku dengan air tersebut dan rasanya sangat amat super fantastis luar biasa hebat dingin. aku pun sempat kejang-kejang hanya dalam hitungan detik lalu aku pulih dan aku pun melihat bajuku kita berwarna lebih gelap dimulai dari baju dalamku yang berwarna putih dan celanaku yang berwarna abu-abu kini menjadi putih dan abu-abu tua.


setelah aku melakukan ice bucket challenge di pagi hari, aku pun langsung mandi, cukur kumis dan janggut, cukur bulu ketek, dan lain'lain. lalu memakai baju dan aku pun keluar dari kamarku. pada saat aku keluar dari kamarku, aku melihat ayahku lagi mengambil handuk dan menaruhnya di bagian kanan bahu lalu berjalan ke kamar mandi untuk bersiap-siap kerja. dan aku masih melihat ibukku masih duduk bersama tablet yang selalu menemani ibuku disaat kesepian, ini sudah 2 jam ibuku bermain tablet.


setelah beberapa menit ayah ku mandi lalu merias wajahnya dengan alat make up, aku pun dengan berani meminta izin kepada ayahku yang membuat larangan sehingga aku merasa tak bebas dan akhirnya aku dikasih. 


aku pun mengambil dompetku yang terlantar di lemari dan mengeluarkan uang sebanyak Rp.100.000 dollar. lalu aku pun keluar lalu mengambil kunci dan ibukku langsung bertanya "cent, motornya ada bensin gak?"

"gatau" aku pun berjalan ke motorku lalu aku pun melihat isi bensinku. ternyata isi bensinku sudah mau habis. ibukku masuk ke kamar, mengambil dompet dan mengambil isi dompetnya dan lahirlah uang Rp.10.000. aku pun mengambilnya dan aku disuruh sama ibuku bahwa sebelum aku pergi ke rumah teman, aku harus mengisi ulang bensinku. lalu aku pun mengambil satu-satunya helm yang aku punya karena kedua helmku hilang dikarenakan adikku. kalian mau tau ceritanya kayak gimana? akan aku ceritakan

hari itu adikku mau bertanding di stadium basket untuk pertama kalinya. aku pun gak ikut tapi adikku yang cewek dan ibukku yang ikut tapi ibuku dan adikku yang cewek akan pulang pada siang hari. sedangkan aku mengerjakan tugas (biasa, anak rajin). disaat sore hari aku melihat suara mesin motor yang suaranya kecil kini menjadi lebih jelas dan pulanglah adikku tanpa memakai helm yang dicari-cari oleh anak racing, helm scoopy yang mulia. yap aku melihat dia tanpa memakai helm dan dia pun langsung ngomong jujur kepada orang tua kita. dan hasilnya kenapa helm scoopy hilang dikarenakan dia memarkirnya didepan pintu gerbang stadium yang terbuka sehingga anak racing yang aku sangat benci dapat mengambil helm dengan mudah. orang tua ku hanya marah sesaat kepada adikku yang cowok. coba kalo aku yang hilangin pasti marahinnya paling lama.


hari kedua adikku main lagi, kini dia memakai helmku. aku pun dengan berharap agar helmku tidak hilang, karena helm itu sudah bersamaku sejak lahir hingga kaca helmnya lepas sehingga banyak debu, nyamuk, lalat, cacing yang terbang masuk ke mataku. dan pada sore hari aku lagi duduk di meja makan lagi asyik main "clash of clans" lalu aku tanpa melihat adikku datang karena keasyikan adikku langsung ngomong dengan jujur "helm kakak hilang juga" APAAAA!!!!! HILANG?!?!?!? ini sudah kedua kalinya helmnya hilang dan alasannya sama, dia memarkirkan didepan pintu gerbang yang terbuka lebar. dasar anak racing keparat. bisa-bisanya dia mencuri helmku yang kacanya hilang/lepas. lalu aku pun memarahi adikku dengan baik hati.


sampe dimana aku tadi? oh iyaa, aku mengendarai motorku ke pom bensin lalu aku mengisinya dengan uang yang sudah diberikan ibukku dan aku pun mengendarai ke rumah axel.


aku pun tiba dirumah axel. aku memanggil axel dengan keras diiringi dengan suara 4 anjing yang menggonggong. lalu aku mendengar suara "woooe" tapi gak keras. ternyata aku melihat salah satu temanku yang mukanya terlihat ngantuk karena bangun pagi dan ternyata temanku ini adalah Julio. dia ternyata menginap dirumahnya axel. dia pun langsung membukakan pintu gerbangnya axel yang terbuat dari kayu itu dan dibuka hanya sebagian dan aku pun memasukkan motorku dan memarkirnya diatas mobilnya axel.


aku pun mematikan mesin motorku dan berjalan ke pintu masuk rumahnya axel, dan ternyata axel udah berdiri di pintu gerbang yang terbuka dan aku pun langsung berkata


"siapa aja yang nginap di rumah khe?"

"julio aja"
"yang lain?"
"gatau"

aku kemarin sempet dikasi tau bahwa axel dan beberapa  temannya termasuk aku mau menginap rame-rame di rumahnya axel, dan aku pun tetap gak dikasi (liat aturan nomor 4). lalu aku pun masuk ke kamar orang tuanya axel (yang sekarang lagi pergi) yang disana terlihat 2 kasur yang berjajar dan tv layar lebar ditempel di dinding yang tidak bisa aku tebak lem apa yang dipakai orang tua axel sehingga tv-nya mau nempel di dinding? aku pun langsung melakukan salah satu lompatan mematikan di WWE yaitu "5 star frog splash" kepada kasurnya orang tua axel. dan aku pun sedang menonton salah satu acara tv kartun yang selalu badannya dihancurkan dan dalam sekejap langsung pulih "oggy and the cockroaches." yep, oggy and the cockroaches adalah acara kartun kesukaanku. aku sering tertawa bahak bersama 2 temanku axel dan mukti pada saat oggy diremukkan, diparut, ditonjok mukanya, dilindas, tertindih barang, hidung-nya sering lepas, dan lain lain.


aku pun menyuruh axel dan julio mandi, karena kita udah ditunggu sama teman-teman kita di rumah wulan. axel pun berdiri dari kasur, membuka lemari, mengambil baju dan handuk, dan mandi. julio sekarang lagi mencet-mencet remote tv-nya dan dia tak sengaja menemukan salah satu aplikasi yang terkenal hingga sekarang walaupun jadul, youtube.


julio langsung memanggil aku saat aku sedang asyik-asyiknya main COC dan ngomong 


"cent, nonton pay no respect yuk?"

"ayodah, sikat julio"

julio pun berdiri dari kasur lalu berjalan ke arah tv dan berdiri beberapa jarak dari tv dan memencet tombol kiri, kanan, atas, bawah untuk mencari huruf dan julio selama semenit hanya mendapat huruf "p" karena remote-nya macet ato baterenya habis aku gak tau, dan aku melihat julio memutar lengannya bersama remote yang digenggamnya berusaha mencari sinyal antara remote dan tv dan tetap tidak berhasil. lalu aku pun berdiri dari kasur dan membantu julio dan pada saat remote-nya berada di tanganku, aku pun memencet dengan pelan dan akhirnya huruf "a" pun dapat, dan aku pun melanjutkan huruf selanjutnya.


akhirnya kata "pay no respect" pun sudah tercari dan sekarang tinggal mencari judul lagunya. julio minta yang "game over" dan aku pun mencari judulnya, dan akhirnya ketemu dan aku pun memencet tombol yang tengah yang dilingkari oleh tombol kanan, kiri, atas, bawah. dan lagu pun diputar bersama video clip-nya. dan pada saat lagu diputar, aku melihat julio sedang mengangguk kepalanya dengan keras dan cepat sambil mata tertutup lalu dia ngomong sendiri "kle, enak kali lagunya" trus dia berdiri dari kasur lalu berjalan lagi ke arah tv dan memberi beberapa jarak dan dia langsung ngomong ke aku


"cent disini enak kali buat moshing ya?

"agak sempit sih bagiku"

lalu pada saat pertengahan lagu, julio melakukan kuda-kuda dan bersiap-siap moshing di tengah kamar orang tuanya axel dan betapa lincahnya julio moshing dikarenakan sering moshing dan dia setiap hari workout sehingga dia pun bentuk tubuh yang maximal. pada saat lagu selesai, julio berhenti dan capek sebentar lalu kembali ke kasur untuk menenangkan diri.


selanjutnya julio nyuruh aku carikan video "japanese hardcore moshing" dan aku pun langsung mencari dan akhirnya dapet, memutar videonya dan aku menonton video segerombol orang jepang lagi moshing dan aku merasa bosan karena aku sudah pensiun moshing.


axel sudah selese mandi dan sekarang giliran julio yang mandi. pada saat julio mandi, aku mencari video "we came as romans" yang "glad you came" lagu setiap hari aku putar karena enak didengar dan aku pun mendengarkan lagu ini bersama axel yang memainkan COC-ku. setelah selese lagunya tanpa moshing aku pun langsung mencari "battlecross" yang "push pull destroy" pada saat diputar aku mendapat pesan BBM dari Maria 


"vincent!" "khe ato axel bisa bawain aku helm?"

"ya" 
"okk"
"khe kerumah wulan?" "dimana khe?"
"dirumah axel"
"otw cepet!" "khe cepetan kesini cungik (kayaknya yang nulis bukan maria)" " udah nunggu lama we"
"yaaaa"

APAAA!! maria ikut? ketemu mantan deh tapi gak apa apa lah. setelah menutup chat-nya oleh axel, aku pun mematikan tv dan bersiap-siap pergi. julio waktu lagi makek baju dan axel menyiapkan kunci motor dan uang tapi uangnya axel sengaja selipkan dibawah tv yang sangat lama di kamar axel. aku dan julio dipanggil untuk bantuin angkatin tv-nya. aku pun mengambil posisi yang benar dan mengangkat tv-nya dan axel dengan cepat mengambil uangnya dan kita pun langsung menaruh tv-nya pelan-pelan. pada saat sudah ditaruh semua jari tanganku dibagian kanan tertindih tc yang sangat berat. aku pun teriak kesakitan "AAH AAH JIAH" julio dan axel pun membantuku sambil tertawa dan akhirnya jari-jariku terbebas dari hukuman dan untung tidak ada yang penyet. saat aku menyentuh jariku yang tak terawat, mereka malah menertawakan aku tapi hanya sesaat. sebelum kita pergi julio meminta aku untuk download permainan "true skate" true skate adalah permainan yang sudah lama tidak aku mainkan dan pada saat beberapa temanku memainkan hp-ku dan bermain true skate ternyata bagi mereka ini menyenagkan dan beberapa temanku jadi ketagihan dan mencoba untuk mengunduh permainan tersebut berkat aku. aku pun selesai mengunduh dan julio akan memainkannya dirumah wulan. aku pun langsung meminta helm-nya axel untuk mantan wanita yang aku suka, Maria. dan axel pun memberiku helm dan kita pun pergi ketempat dimana au memarkirkan motorku. pada saat aku hendak memakai helm, julio mau tukeran helm dan aku pun menerima pertukarannya, aku pun memakai helm yang asing bagiku. aku pun merasa tidak nyaman memakai helm ini karena ada bantalan di bagian pipiku sehingga pipiku terasa tertekan. aku dan axel pun keluar dari pintu gerbang lalu menunggu julio yang lagi menutup pintu gerbang dan menaiki motorku dan kita pun mengendarai ke rumah wulan dengan pipi yang tertekan.


kita pun tiba dirumah wulan dan aku melihat wulan, tasya, maria, dan clara sedang asyik asyiknya meng-gosip tentang artis korea dan tidak melihat kita datang. kita pun memarkir motor dirumah orang yang kita gak kenal dan aku pun membuka helm, dan aku pun memijat pipiku karena bantalan yang ada dihelm tadi dan pun kita berjalan kerumah wulan dan kita pun ngomong-ngomong entah topik apa yang dibicarakan, aku dan julio duduk dan aku pun melihat julio sedang asyik-asyiknya main true skate.


sekian ceritaku yang part 1 aku akan melanjutkannya besok. cerita selanjutnya part 2 (perjalanan ke Mall Bali Galeria)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ulang Tahun kok Malah Nangis

28 Agustus 2014                                                                                 
Ulang Tahun kok Malah Nangis

hari ini aku akan menceritakan apa yang baru saja terjadi kepada temanku yang gemuk, pendek, chubby, cina, gamer, David. cerita ini aku simpan sejak tanggal 23 Agustus. david gak bisa merayakan ultahnya bersama keluarganya karena dia sedang ikut civita(semacam perkemahan rohani) dan dia akan merayakannya bersama teman dan kakak pembina

tanggal 23 Agustus adalah hari ultah nya David yang ke-14 dan aku waktu sedang civita aku dan beberapa temanku disuruh membuat drama. aku sudah dapat kelompok dan aku menjadi bima. sumpah aku gak tahu siapa bima trus ceritanya kayak bermain dadu dan seterusnya kalau kalian tahu.

hari menjelang malam, aku dan kelompokku sudah mendapatkan perannya dan apa yang harus dilakukannya, dan 1 kelas pun berjalan ke sebuah ruang yang besar tapi menakutkan, soalnya banyak temanku melihat hantu yang dengan cepat menghilang bagaikan petir.

saat sesi dimulai, para pembina menyuruh menata semua kursi meja dari sejajar menjadi persegi yang besar supaya para pemain bisa bermain dan gak kesempitan.

suara meja kursi yang diseret kesana kesini hampir membuatku ngilu dan aku bisa menahannya dengan mengoles pepsodent anti ngilu di bagian wajah. kursi mejapun sudah ditata sesuai perintah pembina tadi dan sekarang waktunya pertunjukkan.

kelompok temanku duluan yang ceritanya tentang transgender. dan akhirnya penampilannya bagus. dan kelompok ke-2 juga bagus. ceritanya tentang nobita dan shizuka melakukan hubungan sex di usia dini (karena tema civita ku ini tentang sex) lalu ada campuran dengan tokoh acara kartun yang membuat anak berbicara sendiri kepada TV, Dora. lalu ada lagi dukun yang mencoba membantu shizuka untuk tidak aborsi tapi hasilnya sia-sia. dan aku sempat mendapat tawa yang keras saat Dora yang diperankan oleh temanku yang berbadan gemuk, hitam, dan wajahnya dilumuri bedak yang membuat dia makin gelap, memakai tas wanita berlari mengelilingi ruangan sambil dengan semangat ngomong "berhasil" dan tanpa disadari dia tersandung oleh kakinya sendiri dan dia pun terjatuh dan pada saat jatuh dia membalikkan tasnya dan menjadi bantalan untuk kepalanya dan jatuhlah dia dalam keadaan tengkurap dengan suara perutnya saat berhubungan dengan lantai membuat ledakan bagaikan kentut setan. 

selanjutnya kelompok-3, temanku maju dan menceritakan putri salju dan arjuna yang saling jatuh cinta. yang menjadi putri salju adalah orang yang sedang berulang tahun, David sedangkan yang menjadi Arjuna, si kucing pertigaan, Lion. dan aku sempat mendapat adegan seru. bukan putri salju dan arjuna melakukan sex tapi mereka malah kawin lari dan mereka pun kawin dan mereka pun lari sambil bergandengan tangan sambil dikejar oleh ibunya putri salju dan ayahnya arjuna. tiba-tiba si putri salju jatuh tanpa sebab, dan dengan senang arjuna menarik lengan kirinya putri salju dalam keadaan tengkurap.

dan selanjutnya kelompok-4, aku dan teman-temanku segera bersiap-siap untuk memulai pertunjukkan kita. aku pun melipat sarungku di kepala untuk membuat mask yang sering dipake maling. dan akhirnya hasilnya hancur. dan kita pun duduk dengan tak ada tepuk tangan sedikit pun.

dan kakak pembina berjalan ke David dan inilah dimana ceritanya dimulai. kakak pembina menatap david yang sedang duduk dengan fokus dan kakak pembina pun mulai memarahi david bermenit-menit.

beberapa menit kemudian temanku rista dan clara izin ke toilet dan kakak pembina pun mengizinkan dan mereka pun ke toilet dan kakak pembina pun melanjutkan memarahi david. lalu david disuruh berdiri dan maju ke depan dan berdiri ditengah ruangan dan disuruh meminta maaf kepada semua teman yang ada di ruangan tersebut. dan semua temanku tidak mau memaafkan karena suaranya kecil. semua ini hanya akting bahkan kakak pembina pun harus berakting, kakak pembinaku yang badannya pendek dengan suara yang kurang lebih seperti banci dan gak pernah marah dan sekarang kakak pembina disuruh tegas kepada david untuk sementara. 

David pun mengulang perkataannya dengan suara yang keras dan pada saat kata per kata pun diucap, dia tiba-tiba mengusap matanya yang berisi air keran dan semua temanku melihat david menangis dan menyoraki david "HAAAAH DAVID NANGIS" dan kakak pembina pun menyuruh david untuk meminta maaf kepada semua temanku berupa kata dan salam dan david tanpa berpikir apa pun langsung memberi salam kepada salah satu temanku dan mengucapkan kata "maaf" kepada temanku yang pertama diberi salam dan melanjutkan ke teman sampingnya.

baru 6 orang yang sudah diberi salam dan maaf tiba-tiba aku gak tau siapa yang bilang "SELAMAT ULANG TAHUN, KAMI UCAPKAN" lalu semua dengan sontak ikut menyanyikan lagu selamat ulang tahun yang sudah lama sekali dan tetap saja dinyanyikan karena sudah tradisi

semua temanku yang cowok bergerombol mengeroyok david dengan gosokan dibagian rambutnya lalu mengucapkan selamat ulangtahun kepada david. dan aku sempat melihat kakak pembina mengeluarkan senyum dan tawa, aktingnya si kakak pembina sudah selesai.

lalu aku melihat suara pintu ruangan terbuka dan aku hanya melihat sepasang tangan sedang memegang piring plastik kecil yang diatasnya ada donat yang ditusuk oleh lilin yang sudah dinyalakan oleh korek api. semua teman memberi jarak kepada david untuk membuat permohonan dan meniup lilinnya. david sudah membuat permintaan dan meniup lilin dari api menjadi asap kecil dan semua teman pada bertepuk tangan dengan keras dan duduk di tempat masing-masing dan kakak pembina mengambil mic dan berkata "kalian membuat kakak berdosa." kata dan tawa kecil dijadikan satu. semua kakak pembina yang ada di civita, semuanya orang rohani. lalu kakak pembina meminta maaf kepada david atas ketegasannya kepada david dan mengucapkan selamat ulang tahun, karena waktu sudah malam, kakak pembina meminta kita untuk berpegangan tangan antar teman dan mulailah kita berdoa yang dipimpin oleh kakak pembina.

doa pun selesai dan kita disuruh untuk kembali ke kamar kita masing-masing dengan suara tenang.

keesokan harinya adalah hari terakhir kita civita. setelah akhir kegiatan selesai kita melakukan rencana basah-basahan kepada david. pertama kita menyuruh david untuk ikut bermain petak umpet dan david pun yang malah menutup mata dan menghitung. dia bukannya menutup di tembok melainkan memeluk pohon kelapa sambil menutup mata. pada saat menutup mata, kita dengan aba-aba 1 sampai 3 langsung menyiram david dengan aqua gelas dan kita terus menyiramnya. seluruh gelas air habis lalu aku mengambil ember dan mengisinya dengan air kolam dan menyiram david tanpa rasa kasihan. lalu datanglah ibunya dan kakaknya yang mirip dengan david. kita gak menyadari bahwa selama kita menyiram david, kita sudah dilihat oleh ibu dan kakaknya apalagi waktu aku menyiram dengan ember penuh berisi air kolam, mati aku.

david mengambil tasnya yang sudah dikemaskan sejak tadi pagi dan mengeluarkan isi tasnya yang dibantu oleh ibunya dan akhirnya david ganti baju dan aku melihat keluargaku sudah menjemputku dan aku gak bisa menyaksikan apa rencana selanjutnya yang akan membuat david menderita. apakah rencana memecahkan telur dikepala david?, menyiram david dengan bedak? aku gak tau. aku pun berjalan ke mobil dan aku pun membuka pintu dan aku melihat seluruh keluarga ku dimulai dari ayah, ibu, kedua adikku, paman, bibi, kakek, nenek, menantu, mertua, ipar, sepupu dalam satu mobil (tapi bohong). aku pun masuk kedalam mobil dan pulang

sekian ceritaku tentang kesengsaraan david dan selamat ulang tahun yang ke-14 untuk temanku yang sering dibully david.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS