19 september 2014
Gebetan Pertama
hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu aku menembak wanita yg aku suka. aku akan memakai nama palsu "Cristina" supaya kalo misalnya bebebku baca, dia marah ke aku lalu, End. kami berdua saling menyukai sesama dan sudah saatnya aku untuk memulai operasi "Gebetan Pertama" mumpung bulan September ini lagi pada musim "nembak cewek". soalnya disekolahku banyak cowok nembak cewek dia bulan September. langsung aj aku mulai
waktu itu tanggal 11 september. aku waktu itu sedang masuk ke kelas dan ada temanku, Dinda bilang "kapan kamu nembak Cristina?" lalu aku menjawab dengan bercanda "kamu mau sekarang? okee" lalu temanku lagi satu, Arsia mendengar pembicaraanku "serius kamu mau nembak Cristina?" pada saat aku hendak menjawab, dia melanjutkan "kamu udah janji loh. kamu harus nembak Cristina nanti pulang sekolah" kata-kata yang mau aku ucapkan sudah tertelan. gara-gara aku bercanda, sekarang aku harus benar-benar nembak dia. dan kami pun memulai pelajaran.
bel berbunyi, aku dan semua murid pada istirahat sedangkan yang kelas 8&7 sudah boleh pulang karena nanti kelas 9 akan mengadakan PELTAM (PELajaran TAMbahan). aku pun pergi ke sebuah warung yang disana terdapat beberapa geng populer. aku bukan termasuk geng populer karena aku masih sedikit alim dan jarang bergaul. disana aku melihat Cristina sedang asyiknya ngomong bersama teman dekatnya. aku dan beberapa temanku yang mendengar tentang penembakan ini akan melakukan penembakannya sekarang. tapi gimana aku bisa nembak? warung aja udah dipenuhi para geng populer. bel pun berbunyi dan kami pun masuk ke kelas masing-masing bersama geng populer.
pada saat pelajaran, aku dan beberapa temanku sempat berencana untuk penembakan ini. ada yang bilang "aku alih perhatiannya Cristina abis itu ke tembak" ada yang bilang " kamu bilang ke dia kalo dia "kamu ada minjem buku ke aku? abis itu waktu dia ngambil buku khe mulai tembak" rencana siap dilaksanakan yang harus aku lakukan adalah memilih diantara salah satu rencana. dan akhirnya aku sudah memutuskan dan jawabannya adalah..... nanti kamu akan tau.
bel sudah berbunyi dan inilah moment-ku. aku harus siapkan mental, keberanian, dan teriakan histeris kalo diterima. pertama kita berdoa pulang. aku berdoa supaya penembakan ini berjalan dengan lancar. berdoa selesai, kami pun memberi salam kepada guru dan aku langsung mencari Cristina.
aku melihat Cristina sedang berada diluar melihat langit-langit, menunggu ditembak walaupun dia tidak tahu. beberapa temanku pada menyemangati aku dan aku menarik nafas dengan keras karena saking gugupnya dan aku pun berjalan ke Cristina, menepuk pundaknya lalu aku bilang (langsung to the point)
"Cristina, aku ini sangat sayang padamu, mau gak jadi pacarku?"
dia langsung melotot. gak tau dia melotot atau bingung soalnya matanya bukannya berbentuk bulat melainkan berbentuk garis. aku pun mulai menjauh dan beberapa temanku yang cewek menunggu penentuannya. sebelum menentukan, aku sempat berencana, kalo diterima, aku akan melakukan "yes movement" oleh Baniel Bryan. kalo ditolak yaa gak apa-apa lah yang penting aku sudah berusaha untuk menembak untuk pertama kali dalam hidupku.
setelah menunggu beberapa saat akhirnya temenku, Rista, teriak "Cristina bilang, YAA" semua temanku pada teriak dengan gembira lalu berjabat tangan kepadaku karena sudah diterima. dan aku pun melakukan rencana yang sudah aku rancang. aku pun mempersiapkan jari telunjuk-ku, mengangkatnya lalu aku menurunkan lenganku lalu menaikannya kembali berulang kali sambil berkata "YES YES YES"
sejak saat itu aku mulai termasuk geng populer, aku sudah banyak dicari teman yaa karena PJ (Pajak Jadian) tapi aku gak bakal pernah ngasik mereka PJ sebanyak Rp.10.000.
sekarang kami (Cristina & Aku) sering chattingan di BBM walau hanya sering memakai kata berikut ini :
"lagi ngapain?"
"oh iyaa"
"hahaha"
"good night (emoticon hati 3X)"
"udah makan?"
"udah mandi?"
"udah hamil?" (ehhh)
sekian cerita blogku
Gebetan Pertama
pertama kali dalam hidupku part 3
16 September 2014
pertama kali dalam hidupku part 3
part 3 (perjalanan pulang)
sudah beberapa teman kita sudah pulang kerumah mereka diantaranya wulan, tasya, kevin 1, julio, kevin 2, rachel. dan hanya tersisa aku, axel, clara, dan maria. kami pun pada saat perjalanan ke MBG hingga sekarang masih dalam keadaan lapar. mungkin secuil roti dan 1x sedot minuman aja belum cukup bagiku. jadi kami memutuskan untuk pergi ke sebuah warung makan yang ada di dalung.
kami pun berhenti lalu disana kami melihat ada yang masak tahu tek, nasi goreng, dan gorengan. kita pun mencari tempat duduk lalu kami pun diam sebentar. aku pun melegakan diriku karena perjalanan jauh dari kuta ke dalung dan rasanya sungguh capek.
aku pun sambil menidurkan kepalaku, lalu aku memiringkan kepalaku dan aku melihat stand tahu tek. aku pun langsung membangunkan kepalaku lalu bertanya ke axel yang ada disampingku
"xel, kira-kira enak gak tahu tek?"aku pun tidak pernah mencoba/memakan tahu tek sejak aku lahir.
"enak cux, khe coba nah. aku juga mau beli"
"ayodah sikat"
kita pun berjalan ke stand tahu tek lalu memesan tahu tek, axel mesen yang pedes, aku gak pedes (aku sangat menyayangi lidahku) lalu kita pun kembali duduk di meja yang sama bersama clara dan maria.
aku pun mengambil hape lalu membuka instagram, path, snapchat, ask.fm, facebook, twitter, friendster TB (tapi boong). pada saat aku sedang asyiknya nonton youtube, maria memanggil namaku lalu dia memeberikan aku uang Rp.25.000 ke aku sebagai kembalian tiket nonton film. pada saat aku meraih dan memegang uangku, aku pun menariknya tapi dia menarik kembali bagaikan Mr. Crab yang tidak mau uangnya hilang 1 cent pun. aku pun dengan semangat tapi pelan karena gak mau uangnya sobek. dan maria pun melepaskan uangnya. aku pun masih menunggu pesanannya dan aku melihat maria mengambil hapeku tanpa memperlihatkan aku SIM dan STNK. dia membuka camera lalu memasang wajah narsis lalu "cekizzzz" suara kamera pun berbunyi hampir 5 kali aku mendengarnya. lalu dia memberikan kembali hapeku lalu dia memerintah "cent, kirimin fotoku ke hapeku" lalu aku menjawab males "ya".
beberapa menit kemudian maria bertanya ke aku
"cent, darimana adikmu tau nomor teleponku?"
"adikku yang mana? cewek ato cowok?"
"yang cewek"
"gak tau. emang kapan?"
"waktu kelas 8, waktu khe suka sama aku" aku pun melotot sementara sambil berpikir "lancang sekali dia ngomong itu"
"aku mana tau"
akhirnya, pesananpun datang, aku pun melihat dengan serius, mengambil sendok, lalu aku pun mengambil beberapa tahu yang dilumuri oleh bumbu dari piring terebut lalu aku pun membuka mulutku 360 derajat lalu memasukkan sendok tersebut ke mulutku hingga ke tenggorokanku lalu aku menutup mulutku sambil mengeluarkan sendok yang sudah tidak ada apa-apa lalu aku pun mulai mengunyah. beberapa kunyahan kemudian, aku pun merasa bahwa makanan ini sangat enak. ini adalah pertama kali dalam hidupku yaitu memakan tahu tek. aku pun memakannya dengan lahap karena saking enaknya ato saking lapernya. lalu aku mendengarkan lagu korea yang disetel oleh clara, lalu aku mendengar clara dan maria bernyanyi dengan bahasa korea dan aku pun tidak memedulikan mereka bernyanyi korea dan aku pun melanjutkan makanku bersama axel.
akhirnya piringku sudah bersih dan perutku sudah aku kasih makan hingga kenyang dan aku pun membeli minuman, lalu aku kembali duduk lalu meminum minumanku. lalu wulan dan tasya datang ke tempat dimana kami makan dan bagaimana mereka tau kita disini? apakah mereka memasang alat pelacak di pantat kami? kurasa tidak. lalu mereka pun pada nanyak yang gak jelas dan aku pun melanjutkan minumku.
lalu kami pun berjalan ke motor kami lalu aku sekarang pulang bersama maria karena dia satu jalan pulang sama aku sedangkan clara sama axel dan mereka punya jalan yang sama dan kita pun berpisah
pada saat perjalan ke rumah maria, sesuatu telah mengingatku dan aku sudah lupa. aku pun menyentuh jidatku sambil berkata "AAAAIII dios mioi (ya Tuhanku)" lalu maria langsung nanya
"kenapa?"
aku pun dengan malu tapi memberanikan diri mengatakan "aku lupa bayar tahu tek"
"hebat khe" dan kami pun melanjutkan perjalanan ke rumahnya maria
aku melewati jalan kesekolah adikku biar cepat. pada saat aku melihat sekolah adikku sudah ditutup, aku melihat adikku sudah selese main basket lalu aku dari jauh memanggil nama adikku tapi dia tidak menoleh. aku harus mencoba memanggilnya lebih dekat. aku sudah cukup dekat untuk memanggil adikku
"Calvin Aprilio Juwono"
"ehh coco. co bannya kempes"
"HAH?!?! kempes?"
"dibagian belakang" aku pun langsung melihat ban belakangnya tapi karena bannya berputar, aku gak bisa melihat kempesnya dimana dan kita pun pergi bersama. pada saat dijalan, maria nanya
"itu adikmu?"
"ya. jangan kamu tanya kepadaku "kok gedean adikmu daripada khe"?
"maunya sih begitu"
"isshh" melanjutkan perjalanan
pada saat pertigaan, disanalah kami berpisah. kami lewat jalan yang kiri sedangkan dia lurus dan kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah maria. pada saat tiba dirumah maria, dia pun turun dari motorku lalu aku mendengar suara decitan pada tempat duduk motorku dikarenakan oleh pahanya karena dia makek hot pants. dengan melakukan gaya gesek antara paha dan bangku motor, keluarlah decitan (sok bisa IPA). lalu dia mengatakan "thanks ya cent" aku pun menjawab "yes, thank you". aku membalikkan motorku lalu aku pun pulang.
pada saat perjalanan pulang, aku mendengar lagu dangdut dengan lagu berjudul "nama hari" dalam genre dangdut. aku pun langsung ketawa lalu bertanya "kenapa lagu anak kecil dijadiin dangdut?" aku pun membiarkan pertanyaan itu masuk kepikiranku dan aku pun melanutkan perjalanan pulang.
pada saat dirumah, aku turun dari motor lalu melihat ban belakang motor keluargaku dan ternyata bannya bocor lalu adikku langsung bertanya ke aku
"co, kak maria itu pacara coco ya"
"kenceng kali mulut khe"
"soalnya kalian tampak mesra"
"ahh bullshit. aku gak pacaran sama dia. sekarang cepet mandi"
adikku membalikkan badan lalu berjalan, mengambil handuk lalu mandi dan aku masuk ke kamar dan aku melakukan "standing moonsault" ke kasurku lalu aku pun beristirahat
sekian cerita blogku dan jangan lupa comment.
pertama kali dalam hidupku part 2
3 september 2014
pertama kali dalam hidupku part 2
part 2 (perjalanan ke MBG sampai selese menonton film) MBG=Mall Bali Galeria
beberapa saat aku melihat julio bermain true skate dengan kebahagiaan dari mukanya, tiba-tiba aku mendengar suara mesin motor dari depan rumah wulan. ternyata aku melihat sesosok cewek yang tinggi dan kepalanya ditutupi helm dan pada saat dia membuka helm, ternyata temanku, Lona. dan saat itu para cewek pada menghampiri lona dan ngomong-ngomong dengan bahasa yang tidak bisa aku mengertikan yaitu, bahasa gosip atau lainnya.
beberapa waktu kemudian kita pun bersiap-siap untuk pergi ke MBG, tapi aku bingung, kenapa kita ke MBG sedangkan rencana kita mau ke BW? tapi gak apa apa lah yang penting jalan-jalan. pada saat aku dan julio menaiki motor, memasang helm dan ketidaknyamanan aku memakai helm ini kembali menyakiti pipi saya. dan aku pun melihat clara dan maria tidak ada teman untuk dibonceng, lalu tanpa berpikir apapun aku pun memanggil maria dan aku pun mengangkat helmnya axel sebelum dia menoleh. dan dia pun berjalan menghampiri aku dan memakainya dan axel pun dengan senang membonceng mereka berdua. kalian tahu bahwa badan axel yang besar ini bisa memenuhi dua kursi bonceng? tapi dengan ketidakpelitannya axel, dia memajukan pantatnya sampai mereka berdua dapat tempat duduk dan akhirnya muat untuk bonceng jawa dan temanku, rachel pergi kerumah pacarnya yang bernama kevin 1 untuk diajak dan kita pun berangkat ke rumah lion entah kenapa.
beberapa kilometer jalan sudah kita lalui dan akhirnya kita pun tiba dirumah lion si kucing pertigaan. beberapa dari teman kita turun dari motor lalu memanggil lion dari lantai 2. lalu lion pun muncul dengan wajah membosankan. merekapun saling bercakapan untuk bergabung dengan kami. dan akhirnya lion pun tidak bisa ikut karena keluarganya pergi entah kenapa dan dia pun gak diizinkan pergi dan lion lagi asyiknya menyetrika dan itulah pekerjaan orang saat lagi jomblo. kita semua pun masuk ke rumah lion dan kita pu bermain dikamarnya yang begitu sempit. lalu aku mendengar suara mesin motor lalu memanggil nama lion. kita pun langsung melihat keluar dari atas tempat dimana lion menyaut kita dari lantai 2 dan ternyata kevin 1 dan rachel. lion pun mengizinkan mereka masuk.
pada saat aku melihat lion sedang menyetrika, temanku, Maria bersedia menggantikan lion untuk sementara dan lion pun mengizinkan. lion pun berdiri dan maria pun duduk, mengambil penyetrika dan menyetrika pakaian keluarganya dan lion pun bersantai.
pada saat di kamar, kita pun ngomong-ngomong berencana untuk menonton film dan film yang mau ditonton adalah "guardian of the galaxy" dan kita pun setuju.
sementara itu, kasurnya lion diduduki oleh beberapa pantat temanku sehingga hampir penuh. lalu axel pun datang dan dia pun membanting diri di kasur dan kasurpun sudah penuh dan beberapa temanku gak bisa duduk apalagi aku. lalu axel pun bersin-bersin gak jelas. dia sudah bersin-bersin sejak aku datang kerumahnya axel lalu dijalan dia bersin-bersin lalu dirumahnya wulan dia bersin-bersin dan sekarang dirumah lion dia bersin-bersin. rasanya sudah beberapa lusin dia bersin-bersin. lalu beberapa temanku terkena bersinnya axel dan beberapa melindungi dirinya dari bersin menggunakan tas.
lalu maria bertanya kepada lion "lion, celana dalamnya juga disetrika? soalnya aku gak mau nyetrika. jijik" lalu, lion pun menyuruh untuk menyingkirkan bagian celana dalamnya dan setrika yang lainnya dan maria pun dengan senang hati melanjutkan menyetrika.
beberapa jam kemudian kita pun pergi tanpa lion dan pakaian pun sudah disetrika oleh maria. kita pun keluar dari rumahnya lion dan kita pun menaiki motor masing-masing dan berangkat. pada saat mau keluar dari gang, axel menyuruh aku untuk membonceng mereka berdua (clara dan maria) dan aku sih mau- mau aja. mereka pun turun dan mereka menaiki motorku dan julio dibonceng oleh axel. pada saat semua pada naik, rasanya berat sekali dan aku merasa gak nyaman bukan karena yang bonceng cewek-cewek tapi karena aku duduk terlalu maju dan aku pun sulit memperbaiki posisi kakiku dan hasilnya sia-sia dan kita pun melanjutkan perjalanan ke rumahnya kevin 2.
pada saat dirumah kevin 2, kevin 1 memanggilnya dia dan dia pun datang lalu mengajak kevin 2 untuk ikut nonton dan kevin pun ikut. baguslah 1 motor lagi untuk maria atau clara. lalu pada saat clara atau memilih siapa yang mau dibonceng. ternyata kevin 2 gak kalo yang dibonceng itu cewek. jadi julio pun yang dibonceng sama kevin 2 dan maria dibonceng sama axel dan clara sama aku dan kita pun berangkat ke MBG.
akhirnya sudah sampai di MBG dan kami pun masuk untuk mengambil tiket masuk dan kita pun mengendarai untuk memarkir. motor sudah diparkir. aku pun melepaskan helmku dan memijat pipiku dan digantung di kaca spion dan kita pun berjalan masuk ke dalam MBG.
pada saat berjalan, tiba-tiba ada bule membawa keranjang bayi melewati kita sambil berkata "excuse me" kamu pun memberi jarak supaya bule pun bisa lewat. lalu tanpa melihat kita dia langsung berkata "thank you" julio dengan daya bahasa inggrisnya yang buruk, dia pun berkata "yes, thank you" bukannya "you're welcome" beberapa temanku pada tertawa termasuk aku. dia memang sudah terbiasa ngomong sama bule dengan bahasa inggris yang asal.
kami pun berjalan ke bioskop untuk membeli 10 tiket dengan seharga masing-masing Rp 75.000. maria pun yang akan mengantri untuk membei tiket tersebut. pada saat menunggu maria membeli tiket, aku melihat rachel menepuk kantongnya. ternyata, uangnya ketinggalan di jok motornya kevin 1. mereka pun langsung mengambil berdua dan tiket pun sudah dibeli dan tepatnya lagi pintu bioskop untuk menonton guardian of the galaxy. maria pun langsung memberikan tiketnya kepadaku dan dia berkata kalian bertiga (aku, axel, julio) masuk aja. aku lagi nungguin kevin" dan pada saat aku berjalan selangkah, maria memegang lenganku dan aku pun menoleh ke maria dan bertanya "kenapa?" "bayar dulu" aku pun langsung mengeluarkan isi kantongku dan aku pun mengambil uang Rp.100.000 dengan lebay lalu memberikan uangnya kepada maria dan dia akan mengembalikan kembaliannya setelah kami selese nonton film dan kita pun masuk ke bioskop.
pada saat didalam aku gak bisa liat apa-apa karena film sudah dimulai. dan ini adalah pertama kali dalam hidupku menonton film di bioskop di siang hari. biasanya aku nonton bareng keluarga malem-malem. aku pun menerangi tiketnya dengan hpku untuk mengetahui dimana aku akan duduk. lalu aku pun berjalanan menuruni tangga. disetiap 1 anak tangga terdapat puluhan tempat duduk disetiap sisi. aku pun berjalan melihat bagian tempat duduk yang sudah diterangi tulisannya dibagian akhir kursi penonton. dan aku pun melihat bagian dan nomor kursinya dan ternyata barisan kursi ini adalah tempat kita lalu aku melihat semua temanku yang ikut sudah duduk melihat film. kita pun duduk dan menonton. lalu julio bertanya "cent, ini layarnya berapa inci?" aku pun tertawa dan menaikkan bahuku dan kami pun melanjutkan menonton. lalu datanglah maria dan dia pun duduk dikursinya yang masih kosong dan akhirnya 1 baris kursi pun penuh. bagaimana dengan kevin 1 dan rachel? pertanyaan yang bagus penonton. mereka duduk kursi tepat dibelakang kami dan kami pun melanjutkan menonton
pada saat di film-nya ada adegan lucu, beberapa penonton tertawa dan kita pun bukannya ikutan tertawa tapi malah pura-pura tertawa. saat pertengahan film aku dan julio merasa lapar karena tadi pagi kami gak makan. lalu disampingku, clara. aku melihat dia sedang mengunyah sesuatu dan aku pun bertanya kepada clara "khe ngunyah apa?" dia pun menjawab "permen karet" lalu aku pun meminta permen karet dan julio pun juga. clara pun memberikan 2 permen karet kepada kita dan kita pun memakannya dan melanjutkan filmnya. pada saat maria dan wulan ke toilet, axel berencana untuk pindah tempat duduk supaya dia duduk disampingku dan akhirnya berhasil axel duduk disampingku dan clara duduk ditempat duduknya axel dan julio ingin duduk disampingnya axel. kita pun akan berpindah tempat duduk dalam hitungan 3 tanpa suara. 1.. 2.. 3.. srett. pada saat kami bertukar tempat duduk, aku tersandung karena kakinya julio yang mengganggu keseimbanganku sehingga aku terjatuh. aku pun bangun secepat-cepatnya lalu duduk kembali dan kembali nonton. lalu maria dan wulan pun datang dan duduk dikursi masing-masing dan kita pun menonton kembali sampai selese.
akhirnya film pun selese kami tonton dan kami pun berjalan keluar dari gedung bioskop dan kami pun berjalan ke pusat mall yang disana terdapat air mancur besar dan sedang ada tema mingguan yaitu tema kasur. disana terdapat banyak kasur diseluruh suduh untuk dijual, dicoba dengan berbagai tawaran dan diskon. kita pun memilih untuk melewati-nya dan para cewek berjalan ke sebuah toko roti "breadtalk" mereka pun memilih roti yang dia suka dan para cowok pun pergi ke toko sebelah yaitu toko pakaian untuk olahraga. kami pun hanya melihat sepatu sepak bola lalu memegangnya dan menimbang beratnya dan ternyata sangat ringan dan harganya diluar dugaan kita dan kita pun keluar dan para cewek sudah beli roti yang dia suka dan dia mau ke toko donat "j.co" dan para cowok mau berjalan keliling lantai 2 dan kita pun berpisah antara kegiatan cewek dengan kegiatan cowok.
para cowok pun termasuk aku, berkeliling di lantai sampai masuk ke toko gramedia cuma lihat pulpen mahal lalu keluar lalu kita pun berjalan ke kiddstasion untuk mencari tech deck dan tetap gak ketemu dan kami pun turun untuk mencari para cewek di j.co. pada saat kami berjalan ke toko donut, kami melihat para cewek sudah keluar dari toko donut sambil makan roti di breadtalk dan meminum minuman di j.co. kami pun berjalan dan meminta roti dan minuman yang dibawa oleh para cewek. beberapa meminta lalu menyongkel roti tersebut lalu memakannya. aku pun hanya meminta minuman dari maria dan para cowok pun ngomong-ngomong.
pada saat ngomong-ngomong, kami gak bisa melihat kemana cewek pergi. kami pun melihat dikeliling pusat mall dan aku melihat para cewek sedang berjalan sambil menoleh bule bertampang caucasian, pake baju biru oblong, dan celana pendek dari belakang. kami pun mengikuti para cewek lewat taman dengan jalan yang sama tapi mereka gak bakal bisa melihat kita. lalu kami pun berjalan menghampiri cewek untuk menghilangkan pandangannya dari bule yang sok ganteng tadi. lalu pandangan mereka terhadap bule pun sudah memudar tapi clara tidak. dia tetap mengikuti bule tadi sampe menjauh dari jarak kami. kami pun terpaksa meninggalkan clara.
pada saat clara mendengarkan kata "tinggalin clara" pandangannya langsung memudar lalu dia menghadap ke belakang dan dia sudah tertinggal jauh. dia pun berlari tanpa rasa malu diliatin bule lalu dia pun akhirnya berhasil mengejar kami dan kami pun berjalan ke tempat kami memarkir motor kami.
kami pun tiba di tempat pemarkiran motor dan kami pun menaiki motor, memakai helm, megeluarkan motor dan kami pun mengendarai ke pembayar tiket masuk. axel ada didepanku pada saat maria bayar tiket masuk, maria sudah bilang bahwa dibelakangnya dia yang bayar. lalu dia pun sudah keluar bersama lainnya dan menunggu kami beberapa jarak dari pembayaran tiket masuk. pada saat membayar ternyata kita kekurangan uang Rp. 1.000. betapa malunya aku membonceng clara. lalu dia kaluar dari motor lalu mengejar mereka yang sudah keluar lalu meminta uang Rp. 1.000 kepada maria sedangkan yang lainnya malah menertawakan clara dan aku pun menundukkan kepalaku. clara pun akhirnya tiba membawa uang Rp.1.000 dan dibelakangku ada taxi sedang membunyikan klaksonnya dan clara pun memberikan uangnya dan kita pun keluar dalam perasaan malu dan kita pun melanjutkan perjalanan pulang.
sekian cerita yang part 2 dan aku akan melanjutkan cerita yang part 3 (perjalanan pulang)
kejutan permintaan maaf
5 september 2014
kejutan permintaan maaf
hari ini aku akan menceritakan sebuah cerita tentang kami melakukan kejutan permintaan maaf kepada guru kami dan wali kelas kami. dan aku akan melewatkan cerita "pertama kali dalam hidupku part 2" untuk sementara
3 hari yang lalu, kami (para murid 1 kelas) melakukan kesalahan besar yang tidak akan aku ceritakan di cerita ini. sehingga, sudah 8 guru membicarakan masalah kita ini dan wali kelas kita pun harus dimarahi dan menangis karena beliau terlalu lembut kepada kami. dan kami pun ditegur oleh wali kelas kami dalam keadaan nangis dan kita harus membuktikan bahwa kelas kita itu yang paling baik. dan gara-gara semua murid yang ada dikelasku pun mendapat hukuman dan sanksi yaitu:
1. kita tidak diizinkan ikut KTS (kegiatan tengah semester)
2. tidak ikut pemilihan ketua osis
3. para osis yang dikelasku dipecat
4. para pemain basket yang dikelasku dikeluarkan
itulah sanksi kita dan kita harus mencoba untuk memperbaikinya supaya sanksi dan hukuman diatas dicoret dari kelasku.
kemarin saat pulang sekolah, para bendahara merencanakan kelas kita untuk memberi tangkai bunga untuk guru kami sebagai permintaan maaf. semua temanku yang ada dikelas pun membayar masing-masing Rp.3.000 untuk membeli tangkai bunga. dan lion pun menambahkan untuk memainkan gitar dengan melodi yang slow. dan rencana pun mulai, semoga rencana ini berhasil dan semoga dimaafkan.
keesokan harinya atau hari ini, kami pun sudah mempersiapkan tangkai bunga dan gitar yang dibawa oleh lion dan kami pun siap memulai rencana. sebelum guru masuk, temanku memberikan masing-masing 1 tangkai bunga kepada semua teman-temanku. dan kami pun menutup korden jendela dan mematikan lampu. dan pada saat guru masuk, kita harus menyembunyikan bunganya agar tidak dicurigai oleh wali kelas kita.
guru pun memasuki kelas dan lion berdiri dan memerintah "SEMUA BERDIRI!" para murid pun berdiri dan lionpun untuk kedua kali memerintah "BERI SALAM!" dan kita pun memberi salam dan aku melihat mata wali kelas kita merah akibat nangis sejak 3 hari kemarin. dan pada saat itulah lion mulai mengambil gitarnya yang diletakkan tepat disampingnya lalu memainkan lagu yang berjudul "ibu" yang penyanyi-nya tidak aku kenal karena aku gak senang dengan lagu indonesia, kebanyakan lagu cinta dan slow melody, band metal/hardcore tidak diterima di Indonesia (bukan bermaksud mengejek negaraku tapi kenyataan).
senar gitar mulai dipetik dan kita pun mengangkat tangkai bunga yang baru saja kita sembunyikan lalu mengibarkan-nya pelan-pelan dan kita pun bernyanyi. aku pun gak hafal lirik dan gak tau liriknya apa. aku pun bernyanyi dengan bingung "nenenenenenene ibu" hanya itu yang aku hafal. saat kami terus bernyanyi, aku melihat wali kelas kita menutup mulut dan hidungnya dengan kedua tangannya sambil meneteskan air mata dengan perasaan terharu. beberapa temanku menangis terharu dan kita pun bersama-sama berkata "maafkan kami ibu" dan kami pun maju dan memberikan bunga tersebut untuk bu ratih. lalu salah satu temanku, Haris berkata "bu, saya nangis karena gak hafal lirik bu" semua pun mengabaikan perkataan haris dan hanya aku yang bisa mendengarkannya.
semua bunga sudah tertumpuk ditangan wali kelasku dan wali kelasku pun berkata dengan tangisan yang masih berlanjut "ibu gak tau mau ngomong apa, terima kasih ya?" para murid pun berkata dengan keras "ya bu" dan akhirnya kita pun melanjutkan pelajaran sekarang
sekian ceritaku dan maafkan kami bu dan "we love you"





