Senin 11 agustus 2013
My Fans
hari ini gue akan menceritakan cerita tentang penggemar gue. baiklah mari kita mulai
Fans pertama
gue waktu kelas 4 - 6 SD adalah penggemar Big Time Rush (BTR), waktu itu gue gak tau apa itu BTR, gue pertamanya nonton acara di nikelodeon judulnya Big Time Rush. sebelum gue nonton acara itu (tau - taunya bakal ada acara dewasa waktu gue nonton) gue buka yu tup dan cari "BIG TIME RUSH TRAILER." setelah gue nonton trailer yang gue kira acara dewasa tersebut ternyata bukan acara dewasa tapi acara penghibur yang membuat orang jadi sakit jiwa. ternyata orang - orangnya ganteng dan terlihat sangat maho, terutama orang ini
Maho banget kan? setelah gue nonton acara tersebut ternyata acara yang ada pemeran maho itu menghibur gue dan gue jadi ketagihan nonton, dengerin lagu, nge-print semua liriknya (boros kertas lagunya aja nyampe 42 lagu), donlot semua gambar dan videonya yang masih gue simpen sampe kelas 6. pada bulan September gue
berhenti nonton acara BTR karena indovision gue rusak dan gue stop dengerin lagu mereka karena gue saking suka dengerin lagu itu gue makin lama makin males.
Fans kedua
Ini adalah band favorit gue sejak kelas 6 -7 nama band-nya adalah "DRAGONFORCE."
ini adalah band favorit gue. gue mengenal dragonforce sejak gue main "Guitar Flash" di efbi. gue menajak temenku Mukti untukk dateng ke rumahku. waktu dia didepan gerbang rumahku di teriak. "VINCEENT!!!" gue keluar dari kamar dan melihat keluar dan ternyata Mukti yang lagi bawa Motor. trus gue menuju ke pin tu gerbang jalan kaki seperti kura-kura yang sedang berlari dan membuka pintu gerbang dan menyuruh Mukti untuk masuk ke rumahku. setelah di menurunkan dongkraknya gue mengajak Mukti kekamarku. setelah dia masuk ke kamarku dia ternyata sedang melihat gue lagi main GF dan dia melihrat gue main, dia ternyata gak ngeliat gue main kayak sang expert tapi melihat cowok cina yang ada digambar Dragonforce tersebut (ada di bagian paling kiri di gambar atas) dia trus tertawa terbahak bahak melihat cowok cina itu dan gue bertanya sambil main GF
"loe kenapa ketawa?"
"Gue ketawa gara-gara ngeliat cowo cina itu loh"
gue pause permainan. "yang mana?"
"ini nih yang paling kiri"
gue jadi ikut tertawa karena melihat kesipitan si pemain gitar tersebut.
beberapa hari kemudian gue dan Mukti pergi ke lobby sekolah dan menyetel lagu dragonforce yang berjudul "Holding On" setelah dia mendengar lagu itu tiba-tiba dia langsung berkata
"aku pulang dulu ahh males dengerin lagu dragonforce telingaku mau keluar ingus mending dengering lagu Goldvoice"
"eeh jangan jangan nih gue matiin lagunya"
gue mematikan lagunya dan menyetel lagu Gold Voice. Gold Voice adalah band punk bali terpopuler sampe sekarang masih jaman. gue sekarang mengubah hidup gue untuk berhenti dengerin lagu DF. gue stop dengerin lagu itu karena males sama seperti fans pertama gue BTR. dan gue akan menceritakan fans gue yang ketiga
Fans ketiga
fans ketiga gue adalah "Jackass."
gue mengenal Jackass sejak gue main Jackass The Game di PS2. trus gue berpikir "kayaknya jackass enak untuk ditiru" sejak kelas 7 gue sedikit meniru beberapa prank jackass dan sedikit membuat prank jackass saya sendiri. gue akan menyebutkan crew jackass ku
gue mengenal Jackass sejak gue main Jackass The Game di PS2. trus gue berpikir "kayaknya jackass enak untuk ditiru" sejak kelas 7 gue sedikit meniru beberapa prank jackass dan sedikit membuat prank jackass saya sendiri. gue akan menyebutkan crew jackass ku
ada tetanggaku dan temanku.
itu saja dan maaf gue gak bisa memberikan video jackassku kepada semua yang membaca blog gue. tapi kalian bisa melihat album gue di efbi. cari efbi gue namanya "Vincent Juwono."oke gue nonton beberapa film jackass diantaranya:
- jackass 2

- jackass 3.5
setelah menjelang kelas 8 gue berencana untuk stop menonton jackass karena gue pernah mengalami insiden kecil yaitu tulang gue kegeser setelah saya bergelantungan di atas tangkai pohon dan tangkai pohon itu patah dan pergelangan tangan kiri gue tulangnya kegeser deh dan dioperasi dan gue di gip. keesokan harinya gue berencana untuk tidak masuk sekolah karena gue malu takutnya setelah gue kesekolah, menaiki tangga dan diejek ato gak ditanya.
2 hari kemudian gue punya nekad untuk sekolah, sebelum kesekolah gue ada beberapa problem yaitu gue susah untuk mandi, memakai baju dan memakai sepatu apalagi mengikat tali sepatu. yang gue lakukan adalah pasrah. gue bersiap siap kesekolah bukan karena kangen ke sekolah tapi gue harus bersiap untuk diejek ato ditanya teman.
setelah gue nyampe kesekolah sambil membawa penyangga gip ternyata bener apa yang gue katakan, gue ditanya hampir 3 kelas 7. diantara mereka selalu bertanya: kenapa kamu?
pada saat pelajaran gue duduk disebelah kanan temenku Hillary, dia langsung bertanya. "kenapa tanganmu?" dengan ekspresi shock. gue secara jujur berkata "gara-gara jatuh dipohon." dia bukannya kasihan sama gue tapi malah ketawa terbahak-bahak sampe 1 kelas mendengar tawaan kuntilanak itu. pada saat pelajaran Hillary melihat gue dan bertanya. "we, boleh gak gue coret gip loe?", gue berkata "boleh." dia langsung menulis entah apa yang dia tulis sampe teman samping kiriku cemburu namanya Kevin. gara-gara si Kevin cemburu ngeliatin Hillary nyoret gipku, Kevin jadinya gak bicara sama Hillary selama 3 hari.
setelah beberapa hari tanganku di corat-coret oleh temen dan tetangga gue, gue jadinya seneng dapet perhatian dari temen dan tetanggaku.
setelah 2 minggu di gip gue akhirnya berangkat untuk pergi ke rumah sakit jiwa (bercanda kok) pada saat perjalanan ke RS, gue melupakan sesuatu yaitu penyangga gip gue ketinggalan di rumah, waduh gimana nih tapi gak papalah untuk kenangan saya. beberapa jam kemudian gue akhirnya sampe di RS. gue markir mobil dan berjalan menuju lobby, mengambil kartu nomor dan gue duduk sambil menunggu.
beberapa menit kemudian suster keluar ruangan dan memanggil kartu nomor gue, dan gue langsung berdiri dan mengikuti suster dan gue akhirnya masuk ke salah satu ruangan yang lumayan kecil. bokap gue memberikan amplop yang isinya gambar tangan kiri gue hasil x-ray gue. dan dokter langsung berkata. "tulang pergelangan tangan kiri anak bapak sudah diatur secara sempurna dan sekarang saatnya untuk melepaskan gip anak anda." bokap gue ngangguk-ngangguk dan gue disuruh dokter untuk tiduran di sebuah kasur khusus. dan dokter memanggil suster yang lumayan muda untuk mengambil pemoton gip, suster langsung pergi keluar ruangan dan mengambil pemotong gip. beberapa menit kemudian suster muncul dengan membawa peralatan-peralatan yang gak bisa gue sebutin. dokter langsung mengambil pemotong gip yang mirip seperti pemotong besi. dokter tanpa sekata apapun langsung memotong gip gue. beberapa menit dan kesusahan untuk memotong akhirnya gip gue lepas.setelah gip tersebut lepas gue rasanya baru punya tangan sebelah kiri gara-gara gue gak gerakin tangan kiri gue selama 2 minggu dan inilah keajaiban terjadi, gue berterima kasih kepada dokter dan suster dan gue keluar dari ruangan dan keluar dari rumah sakit dan gue diajak ke sebuah restoran seafood.
keesokan harinya gue kesekolah dan teman gue melihat gue seperti ketemu Justin Bieber dan langsung bertanya "gip loe sudah dilepas?" dan gue menjawab dengan manja "ya." dan sekarang gue akan cerita fans gue yang keempat.
2 hari kemudian gue punya nekad untuk sekolah, sebelum kesekolah gue ada beberapa problem yaitu gue susah untuk mandi, memakai baju dan memakai sepatu apalagi mengikat tali sepatu. yang gue lakukan adalah pasrah. gue bersiap siap kesekolah bukan karena kangen ke sekolah tapi gue harus bersiap untuk diejek ato ditanya teman.
setelah gue nyampe kesekolah sambil membawa penyangga gip ternyata bener apa yang gue katakan, gue ditanya hampir 3 kelas 7. diantara mereka selalu bertanya: kenapa kamu?
pada saat pelajaran gue duduk disebelah kanan temenku Hillary, dia langsung bertanya. "kenapa tanganmu?" dengan ekspresi shock. gue secara jujur berkata "gara-gara jatuh dipohon." dia bukannya kasihan sama gue tapi malah ketawa terbahak-bahak sampe 1 kelas mendengar tawaan kuntilanak itu. pada saat pelajaran Hillary melihat gue dan bertanya. "we, boleh gak gue coret gip loe?", gue berkata "boleh." dia langsung menulis entah apa yang dia tulis sampe teman samping kiriku cemburu namanya Kevin. gara-gara si Kevin cemburu ngeliatin Hillary nyoret gipku, Kevin jadinya gak bicara sama Hillary selama 3 hari.
setelah beberapa hari tanganku di corat-coret oleh temen dan tetangga gue, gue jadinya seneng dapet perhatian dari temen dan tetanggaku.
setelah 2 minggu di gip gue akhirnya berangkat untuk pergi ke rumah sakit jiwa (bercanda kok) pada saat perjalanan ke RS, gue melupakan sesuatu yaitu penyangga gip gue ketinggalan di rumah, waduh gimana nih tapi gak papalah untuk kenangan saya. beberapa jam kemudian gue akhirnya sampe di RS. gue markir mobil dan berjalan menuju lobby, mengambil kartu nomor dan gue duduk sambil menunggu.
beberapa menit kemudian suster keluar ruangan dan memanggil kartu nomor gue, dan gue langsung berdiri dan mengikuti suster dan gue akhirnya masuk ke salah satu ruangan yang lumayan kecil. bokap gue memberikan amplop yang isinya gambar tangan kiri gue hasil x-ray gue. dan dokter langsung berkata. "tulang pergelangan tangan kiri anak bapak sudah diatur secara sempurna dan sekarang saatnya untuk melepaskan gip anak anda." bokap gue ngangguk-ngangguk dan gue disuruh dokter untuk tiduran di sebuah kasur khusus. dan dokter memanggil suster yang lumayan muda untuk mengambil pemoton gip, suster langsung pergi keluar ruangan dan mengambil pemotong gip. beberapa menit kemudian suster muncul dengan membawa peralatan-peralatan yang gak bisa gue sebutin. dokter langsung mengambil pemotong gip yang mirip seperti pemotong besi. dokter tanpa sekata apapun langsung memotong gip gue. beberapa menit dan kesusahan untuk memotong akhirnya gip gue lepas.setelah gip tersebut lepas gue rasanya baru punya tangan sebelah kiri gara-gara gue gak gerakin tangan kiri gue selama 2 minggu dan inilah keajaiban terjadi, gue berterima kasih kepada dokter dan suster dan gue keluar dari ruangan dan keluar dari rumah sakit dan gue diajak ke sebuah restoran seafood.
keesokan harinya gue kesekolah dan teman gue melihat gue seperti ketemu Justin Bieber dan langsung bertanya "gip loe sudah dilepas?" dan gue menjawab dengan manja "ya." dan sekarang gue akan cerita fans gue yang keempat.
Fans keempat.
fan keempat gue adalah "Avenged Sevenfold" ato lebih singkat dipanggil "A7X" ya
gue mengenal band ini sejak gue bermain Guitar flash di efbi. teman sekelas gue Luigi, dia penggemar beratnya A7X dan bisa menggambar personil-personil cherrybelle (lho kok jadi sejauh begini + hanya bercanda) dia memang hebat menggambar personil A7X dan gue cuma bisa gambar salib. dia menyarankan gue untuk dengerin beberapa lagu dari A7X dan gue jadi ketagihan dengerin lagu A7X terutama yang berjudul "Critical Acclaim." gara-gara virus A7X gue jadi suka ngeliat videonya A7X (walopun videonya ada adegan dewasanya tapi gak papalah), menyoret tulisan A7X di tembok kamar gue, dan donlot semua lagunya. ini semua berkat Luigi gue tidak akan berhenti dengerin lagu A7X.
fans keenam
fans selanjutnya gue adalah Raditya Dika, film dan buku-bukunya
Raditya Dika
fans keenam
fans selanjutnya gue adalah Raditya Dika, film dan buku-bukunya
Raditya Dika

filmnya:
-kambing jantan sebuah film pelajar bodoh

-cinta brontosaurus

cinta dalam kardus
Malam Minggu Miko
buku-bukunya:
- Kambing jantan
Radikus Makankakus
Cinta Brontosaurus
Tolong, Radith Membuat Saya Bego
Babi Ngesot
marmut merah jambu
manusia setengah salmon
Gue penggemarnya pada saat temen gue Mukti ngajak ngajak aku nonton Stand Up Comedy di Yutup. setelah gue nonton SUC versi Radika, gue sih biasa aj.
beberapa bulan kemudian Mukti kerumahku dan dia ngajak aku nonton MMM. waktu dia buka laptop, buka my computer, buka data D, buka folder yang tertulis Malam Minggu Miko, dan ternyata semua video MMM yang ada dilaptop dia. Gue akhirnya nonton semua acara MMM sama Mukti sampe sore.
Beberapa bulan kemudian gue lagi diem dirumah, setelah adik gue yang ke-2 pulang sehabis sekolah, dia langsung ke kamarku dan bilang "co co ada buku Cinta Brontosaurus, Manusia Setengah Salmon, dan Kambing Jantan di sekolahku loh ko!" waktu itu disekolah adikku ada pameran buku dan buku tersebut berasal dari buku-buku yang ada di Gramedia. gue langsung jawab " masak? aku mau beli ahh, tapi kan besok aku lagi camping." yahh gue ada camping keesokan harinya jadi gue suruh adik gue buat beliin buku Radika, terus gue langsung bilang. " begini aj, kamu beliin coco semua buku Radika, setelah coco pulang camping baru pulangnya tak bayarin." adikku langsung setuju dengan ide idiot tapi jenius gue ini.
pada malam hari gue langsung menyiapkan baju, celana, kolor (kolor adalah pakaian keselamatan utama), dan lain-lain yang harus dibawa. Pada malam hari gue nyuruh bokap gue buat beliin snack buat camping besok.
keesokan harinya gue akhirnya camping jam 08.00 dan gue mengikuti beberapa kegiatan camping tersebut (maaf, kalo gue gak nyebutin kegiatan-kegiatan gue pada saat camping gara-gara saya lupa.) Oke kita skip hariku untuk 1 hari.
Setelah gue pulang camping gue melihat adik ke-2 gue dan bokap gue yang ada didepan gue, setelah gue berjalan menghampiri keluarga gue tiba-tiba bagian kanan pilar nongollah tetanggaku Ogix (tetangga gue yang paling terpopuler) dan disamping pilar nongollah tetanggaku yang kecil Dek Mang (tetangga yang nakal, dia sering otak-atik barang yang ada di kamar gue) dan gue langsung kaget melihat kedua pembunuh bayaran yang datang untuk membantu gue mengangkat tas gue.
pada saat perjalana bokap gue menepi di sebuah warung sate babi dan gue dan Dek Mang langsung berencana diem di mobil sedangkan keluarga dan tetangga gue yang terpopuler langsung keluar dari mobil, kita pun diem di mobil selama beberapa menit.
beberapa menit kemudian, bokap gue masuk kedalam mobil dan diikuti oleh adik dan tetangga gue dan seluruh yang makan sate babi langsung sendawa bagaikan nyanyian symphony sendawa, gue dan Dek Mang langsung menutup telinga (ups, maksudku hidung) dan membuka jendela mobil dan kepalaku keluar menghirup udara yang ada diluar kayak kepala anjing keluar dari jendela mobil dan langsung menjulurkan lidahnya.
sesampainya di rumah, gue buka kamar dan dikasur gue sudah ada buku Cinta Brontosaurus. Gue langsung teriak "AAAAAAAAAAAAAAH, biasa aja". gue langsung keluar menghampiri Jessica adik gue yang ke dua dan langsung menanyakan kata yang biadab "kenapa cuma buku Cinta Brontosaurus? katanya ada Manusia Setengah Salmon sama Kambing Jantan?" dia langsung menjawab "Uangnya gak cukup." gue langsung menampar jidat gue dan gak papalah. Gue langsung membuka celengan dan memberikan uang kepada adik gue dan gue membaca buku Cinta Brontosaurus yang dibeli adik gue ini.
beberapa hari kemudian, Petualangan pun terjadi, gue berencana untuk mencari semua koleksi buku Radika bagaikan harta karun yang hilang selama jutaan abad. dan inilah buku yang gue dapet sekalian lokasinya:
- Buku : Manusia Setengah Salmon
Lokasi: Ramayana, Denpasar, Bali
-Buku : Radikus Makankakus, Tolong, Radith Membuat Saya Bego
Lokasi: Dibeliin kakakku, Surabaya, Jawa Timur
-Buku : Babi Ngesot, Marmut Merah Jambu, Kambing Jantan
Lokasi: Mall Bali Galeria, Denpasar, Bali
setelah gue mendapat buku tersebut, gue akhirnya baca semua buku koleksi Radika dan gue akhirnya selese baca semua buku itu dan gue akhirnya mati karena penyakit bernama "Ketawangakak Syndrome" semacam penyakit gara-gara kita ketawa terbahak-bahak oleh buku, komik ato film sampe pita suara kita rusak dan akhirnya mati.
Terima kasih sudah membaca blog gue dan plis untuk komen blog gue








.jpg)












0 comments:
Posting Komentar