cerita pengalaman anak setan

.

.

.

.

Pantai Brawa

27 Desember 2013                                                                             
Pantai Brawa

hari ini aku akan menceritakan pengalaman aku waktu aku, mukti, ogix, dan saudaranya ogix pergi ke pantai brawa.

waktu itu aku lagi berdiam-diam diri sambil memikirkan dia (you know what i mean) sambil nonton tv. tiba-tiba mukti datang ke rumahku. aku mempersilahkan masuk dan mengajaknya ke kamar-ku. mukti meminjam laptopku, me-log out akun fb ku dan dia membuka fbnya. trus aku suruh mukti komen fotonya M soalnya temenku komen fotonya kayak gini "kaya emak-emak (sambil buat emotikon yang mulutnya kebuka kayak bentuk segitiga)" trus mukti mau komen gini "ngawak khe win (erwin) ntar khe dicacak miring sama vincent" aku pun ketawa dan aku meminjam laptopku, mencari nama fbnya si M, membuka fotonya dan pada saat fotonya udah keliatan aku gak ngeliat ada tulisan komentar sama suka-nya yang ada cuman tulisan bagikan. setelah berpanjang-panjang aku mencari kasus singkat ini (terinspirasi sherlock holmes) akhirnya aku minimize fotonya dan aku melihat kata "tambahkan sebagai teman" di kronologinya si M ternyata mukti belom mengajak pertemanan si M. pantesan gak kata "komentar" sama "suka" di bagian komentarnya. tak sepikir apapun aku langsung nge-klik "tambahkan sebagai teman" dan aku tiduran di kasur sambil main psp.

beberapa lama  kemudian, aku berencana mau ke rumahnya luigi soalnya aku mau pakaianku dikembalikan. aku pun bergegas mamakai baju denpasar city hardcore dan memakai celana OR. aku menyalakan motor, memakai helm, dan mukti dibonceng biar mukti tau rumahnya luigi dan kita pun berangkat.

setelah beberapa menit perjalanan, akhirnya sampai juga di rumahnya luigi. aku dan mukti memanggil luigi selama 5 menit dan tak ada suara apapun. didepan gerbang rumahnya luigi, ada lubang yang berbentuk kotak yang dipakai untuk membuka gerbang. aku mengintip sebentar dan aku berkata "mobilnya masih ada tapi orangnya gak ada" ini bisa dijadikan kasus yang berjudul "hilangnya keluarga luigi dan supirnya" 

setelah selesai mengintip, aku berjalan ke motorku dan mukti nanya:

"gak ada luigi" tanya mukti
"gak ada. kayaknya mustahil, biasanya keluarganya luigi berangkat pakek mobil tapi mobilnya ada dirumahnya" sambil menggrepe dagu
"diculik gak mereka?" ngawur
"gak lah, kayaknya mereka ke jawa"
"dari mana khe tau, mobilnya ditaruh dirumah. gimana mereka bisa ke jawa?"
"kan sekarang natal, pasti mereka ke jawa dianterin oleh supirnya luigi ke bandara lalu supirnya kembali kerumah. nah waktu dirumah mungkin dia lagi tidur sehingga dia gak denger teriakan kita"
"iya juga"
"kasus terpecahkan"

setelah menyelesaikan kasus tersebut, aku dan mukti kembali ke rumah.

setelah sampai dirumah, aku kembali ke kasur dan melanjutkan bermain pspku dan mukti bermain hapeku. tak beberapa lama kemudian mukti kelaparan dan meminta aku buat masakin mie.

"cent, laper cent, masak mie yuk?"
"yuk. aku mie soto khe mie kare ya?
"terserah"

aku pun membuka rak mengambil 2 bungkus mie kuah dan pergi ke dapur dan aku pun mulai memasak.

pada saat memasak, aku melihat mukti sedang latihan tricking. dan bermenit-menit aku melihat mukti tricking sampe air yang mendidih keluar dari wadahnya.

mie kuah pun akhirnya selese dimasak dan kita berjalan ke meja makan dan menaruh makanan di meja dan kita makan

pada saat makan, kita sempetnya membicarakan masa-masa kita waktu tk sampai mie yang kami makan habis.

tak berapa lama kemudian adikku jessica manggil namaku:
"Co (coco) dipanggil kak ogix"
aku pun berjalan ke pagar
"kenapa gix?"
"ke pante yuk"
"pante mana?"
"brawa"
"yuk, sama siapa"
"saudaraku"
"ajak mukti, mumpung rumahnya deket sama pante brawa"
"yaudah"

aku pun langsung memanggil mukti buat main ke pante dan mukti pun setuju biar mutki kalo udah selese main di pante mukti langsung pulang.

aku pun memakai baju yang tadi trus aku ke kamar keluargaku buat minta uang beli bensin. ibukku ngasik aku Rp.20.000 buat beli besin sama makanan. aku dan mukti keluar sambil membawa motor.

pada saat diluar, aku sudah melihat ogix dan saudaranya sudah diluar. 
"gix aku mau ngisi bensin dulu ya?"
"ya, aku tunggu disini"

aku pun segera mencari tempat pom bensin terdekat. setelah sampai di tempat pom bensin aku melihat ada 3 motor yang dikendarai oleh bule-bule yang sedang bicara-bicara dan menghalangi pengantrian jadi aku terobosin aja langsung. tiba-tiba si tukan pom bensin melihat aku dan tangannya melambai ke depan yang artinya aku gak boleh menerobos dan aku pun mundur. pada saat mundur salah satu bule tua yang makek helm scoopy, kaca mata hitam, jaket merah, celana krem yang kayaknya menegur aku pakek bahasanya yang gak bisa aku ngertiin:
"belenesemeletekenenyeleselenele" katanya bule sambil menggoyangkan jari telunjuknya ke kiri dan ke kanan
"asemelemelemukakkayakkadal" balas aku
"weee!!jekelemenepeyeleseweqe" bulenya marahin aku 
"sorry!bulegilayanggakngertibahasaindonesiasedengesedengsedeng"bales aku dengan tenang

bulenya langsung buang mukak. setelah aku mengisi bensin aku pun lansung pulang.

pada saat dirumah mereka sudah menungguku di depan gang dan kita pun mulai berangkat tapi sebelumnya, motornya mukti tidak bisa hidup jadi dia minta aku buat starter kaki dan akhirnya mau hidup dan kita pun mulai berangkat. pada saat dipertengahan jalan ternyata jalannya di canggu macet sekali sampe 2 km macetnya kalo dihitung. jadi kita makek jalan trotoar biar bisa lewat.

beberapa lama kemudian kita berhasil jalan macet dan kita melanjutkan perjalanan di jalan yang mulus dan gak ada macet.

didepanku sudah keliatan pasir dan kita pun akhirnya sampe di pantai. mukti meminjam uangnya ogix buat bayar parkir. setelah bayar parkir kita parkir, matikan motor, menaruh ipodku di jok dan mukti nitip bb dan kunci motornya di jok motorku. lalu kita berjalan ke pantai tanpa memakai sendal. kita pun berjalan menikmati pemandangan.

beberapa lama kemudian aku merekam pada saat kami dipantai sebagai kenangan. aku pun akhirnya berhenti ngerekam yang durasinya 4:44. dan tak beberapa lama kemudian ogix ingin difoto aku dan mukti nahan ketawa waktu ogix diminta foto sama saudaranya. pada saat ogix buat pose yang hot, aku dan mukti akhirnya ikut difoto.

pada saat difoto, saudaranya ogix malah ketawa dan melanjutkan fotonya. setelah selese difoto saudaranya ogix bilang "ada bule cewek ikutan difoto" pada saat kita melihat hasilnya, sesosok bule cewek buat pose dibelakang kita dan dia sambil mengangkat setengah lengannya sambil membuka tangannya membantuk 5 jari pantesan saudaranya ogix ketawa. 

setelah berjam-jam kita bermain ombak, kita pun melihat sebuah batang pohong yang ukurannya se-jok motor dan tebal. aku pun mengambil batang tersebut dan aku menanamnya di pasir dan dijadikan batu nisan.

"ini adalah kuburan atas meninggalnya brony" kataku sambil menundukkan kepala
"ooh iya, kita sudah lama gak ngeliat kuburannya brony ya" ogix terkejut dan teringat akan anjingnya ogix yang meninggal karena keracunan makanan.

beberapa lama kemudian, kita pun kembali ke berjalan ke sebuah kedai untuk membeli minuman. aku memesan nutriboost, mukti memesan big cola, ogix dan saudaranya memesan fruit tea. dan kita pun meminumnya sambil berbicara ke mukti tentang bule yang memarahi aku. pada saat mukti mendengar ceritaku dia tertawa terbahak waktu aku ngebalesnya yang aneh-aneh. aku pun juga menceritakan tentang guru bahasa mandarinku yang lucu. masak, gara-gara gak bisa mencari bahasa mandarinnya es krim, jadi es krim bahasa mandarinnya yang didapet guru bahasa mandarinku adalah "kue salju" sungguh terlalu bahasa mandarin di ngawurin, sampe katanya  guru bahasa mandarin aku kalobahasa mandarin bakalan tersebar di seluruh indonesia. widiiih, jadi mogok pelajaran murid-murid di imdonesia nih.

setelah semua minuan habis, kita pun kembali ke motor. pada saat di motor, aku mengembalikan kunci dan bbnya mukti dan kita pun pulang jam setengah tujuh malam.

sekian cerita blog dari aku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar