19 Desember
2013
ketundaan latihan bara-bere
hari ini aku akan menceritakan pengalaman-ku waktu aku dipilih untuk
mengikuti lomba senam bara bere waktu senin sampai rabu.
pada saat aku pulang sekolah sama mukti, kita pulang ke rumahku dan
kita bermain sebentar lalu mukti bertanya :
mukti : cent, kira-kira viony ikut gak senam bara-bere?
aku : (berpikir sebentar) kayaknya iya deh.
mukti : masak, wah kalo gitu aku ikut dah senam bara-bere biar viony
terkagum
aku : ngipi
aku mengerjakan pr agama-nya temen-ku edi soalnya dia merasa kesulitan
dan aku siap membantu edi kapan saja dan aku harus mengerjakan pr ipa yang
mencatat bahan kimia dalam komposisi makanan.
sudah jam 14:00. aku harus mengumpulkannya secepat mungkin soalnya
batas waktu pengumpulan pr sampe jam 2 siang. pr ipa sudah selese sekarang
tinggal menjilid pr agamanya edi. aku cepat-cepat membawa motor lalu aku secara
sengaja memakai topi santa klaus dan kita pun berangkat.
pada saat di tempat foto copy-an, aku cepet-cepet mengeprint hasil
tugasnya dan menjilidnya dengan mika yang berwarna putih.
beberapa menit kemudian, pr pun sudah dijilid dan kita pun langsung ke
sekolah lewat jln. kebo iwa.
setelah sampai di sekolah, aku melihat guru agama, ipa, dan suster
berada didepan ruang guru. aku jalan cepet-cepet sedangkan mukti menunggu di
lobby. pada saat didepan guru-guru dan suster :
aku : ini bu tugasnya
guru ipa : pr apa ?
aku : ipa
guru : untuk siapa ?
aku : bu mirah (mantan guru ipa-ku
waktu kelas 7) ya untuk bu christine lah
guru : ( mengambil tugas ipa-nya)
aku : ini bu tugas agamanya
guru ag : siapa yang menjilid?
aku : saya bu
guru : yang nge-print?
aku : saya bu
guru : trus edi ngerjain apa?
aku : dia yang nyari tugas-nya bu
(berbohong)
guru : pasti edi yang minta pr-nya ke kamu kan?
aku : a-aa-aa (saya tidak bisa berbohong
kepada guru) oke,oke, saya yang ngerjain
suster : seharusnya edi yang dikurangin
nilainya dan kamu yang ditambah nilainya
aku : trus tugas agama-nya gimana nih?
guru ipa : (membawa tugas agama-nya) kamu bilangin ke edi suruh dia
yang ngerjain sendiri
aku : baik bu (pergi meninggalkan guru
dengan rasa kasihan kepada edi)
setelah aku mengumpulkan tugas-nya, aku ke WTC. pada saat di WTC, luigi dateng dianterin om-nya. dan kita bertiga duduk di kursi WTC. tiba-tiba hujan gerimis turun. aku pergi ke sekolah sebentar dan pada aku berdiri di depan gerbang sekolah yang dicat berwarna emas kayak gerbang surga, aku melihat agus sudah berjalan menuju ke lobby. aku pun langsung meneriaki "PANTAAAT" dan agus langsung berjalan menghampiriku. aku pun jongkok sebentar sambil menunggu agus yang jalannya lambat sekali.
setelah menunggu beberapa menit, aku dan agus berjalan ke WTC dan kita berempat duduk di kursi WTC. tak beberapa lama kemudian hujan semakin deras. mukti pun merasa bosan dan dia meminjam hp ku untuk dengerin lagu hardcore. beberapa lama kemudian, mukti keluar di WTC dan moshing waktu hujan deras. padahal dia memakai baju sekolah. aku pun mengikuti mukti moshing di saat hujan deras. pada saat kita asyik-asyiknya moshing, tiba-tiba ada anak di seberang jalan yang sedang joget goyang itik pada saat lagi hujan. kita berempat tertawa terbahak-bahak.
kita pun kembali duduk sambil menggigil. tak lama kemudian, yude datang yang diboncengi oleh axel (beruntung sekali axel). mereka turun dari motor, axel membuka jas hujannya dan memesan mie kuah. aku pun sempat bosan karena temenku gak banyak yang dateng dan aku mengajak luigi ke rumahku untuk berteduh.
pada saat aku mengambil motor, di sebelah kiri motorku ada sebuah hutan kecil dan disana aku mendengar suara tangisan anak kecil. kayaknya ada anak yang tersesat di hutan itu tapi gak mungkin lah, kan hutannya kecil kenapa harus tersesat?
aku pun cepat-cepat mengambil motorku dan langsung ke WTC dan memboncengi luigi. kita pun pulang ke rumahku. pada saat didepanku ada sebuah lahan pertanian yang besar dan kita bisa melihat pemandangan langit, tiba-tiba "CETAAAAAAAR MEMBAHANA" kita melihat petir yang besar dan aku dan luigi kaget dan untung petirnya tidak menyambar didepan kami.
pada saat tiba dirumahku, aku mengelap kakiku dan memberikan luigi sebuah handuk kuning milik ibuku dan masuk ke kamarku dan aku pun mandi. pada saat mandi, luigi sempat menelpon omnya untuk gak usah jemput luigi. biar aku yang jemput.
setelah aku selese mandi, aku memakai baju, dan membuka laptop, dan kita berdua nonton film SAW 3D. aku pun gak merasa takut karena aku sudah terbiasa. pada saat pertengahan film tiba-tiba terdengar suara "bangsat khe cent, gak jemput aku" aku pun menoleh ke belakang ternyata mukti dan agus. mukti bercerita ngipinya mukti sama agus waktu perjalanan ke rumahku. dia bercerita :
" agus menikah sama hesty, trus hesty itu cewek yang ototnya gede, trus tangannya agus diborgol biar gak kabur sedangkan mukti menikah dengan viony. setelah menikah agus dipaksa diem dikamar. gak boleh keluar dan bermain smackdown bersama istri machonya. sedangkan mukti, viony dan keluarga viony dan mukti bertamasya bareng ke bedugul dan menyapa selamat tinggal kepada agus di jendela lantai 2 dan agus hanya bisa teriak "TOLOOOOOOOOOOOOONG" lalu hesty menarik agus."
aku dan luigi ketawa terbahak-bahak dan melanjutkan nonton SAW. agus hampir muntah gara-gara nonton SAW dan agus pun pulang.
tak beberapa lama kemudian aku mengantar luigi pulang. pada saat diperjalanan ke rumahnya luigi, aku ingin tau dimana rumahnya rensy. soalnya waktu itu luigi cerita kalo rumahnya luigi dekat dengan rumahnya rensy dan luigi pun mau menunjukkan rumahnya rensy. pada saat memasukki gang ternyata dijalan banjir. pada saat aku menyebrang banjir tersebut, airnya mengenai kakiku sambil menaiki motor (besar juga banjirnya) dan aku pun brhasil melewati tantangan tersebut dan melanjutkan ke rumahnya rensy. pada saat didepan rumahnya rensy, ternyata rumahnya besar dan yang bisa aku liat cuman kakaknya yang kayaknya sudah sma, tidak memakai baju, memakai boxer, dan menyapu rumah dilantai 2. dan disebelah rumahnya kelihatan sebuah garasi yang dipakai untuk komsel dan ada sebuah panggung kecil dan di tembok panggung terdapat salib yang besar. dan aku pun ke rumahnya luigi.
aku pun kembali lagi ke tantangan banjir dan aku pun ngebut dan percikan air yang besar pun keluar dan sekali lagi aku berhasil melewati tantang tersebut dan lanjut ke rumahnya luigi.
pada saat di rumahnya luigi, luigi turun dari motor dan membuka gerbang yang bersar. aku pun menaruh motorku dan masuk ke rumahnya. pada saat didalam rumahnya luigi, ternyata besar juga rumahku. aku pun diajak ke kamarnya luigi yang dipakai untuk belajar. pada saat dikamarnya aku melihat ada drum dan piano dan banyak komik naruto. pada saat aku bertanya ke luigi "ini kamarmu lui?" dia bilang "bukan kamarku aku tidur bersama adik dan ibuku" dan aku pun merencanakan sesuatu supaya luigi punya kamar sendiri. setelah beberapa lama aku berencana me-renovasi ulang, luigi pun mengatakan bahwa itu ide yang sangat jenius. kita pun keluar dari kamarnya luigi dan pergi keruang tamu. pada saat aku melihat diatas sofanya luigi terdapat sebuah foto keluarga yang banyak. tiba-tiba ibunya luigi bertanya "cent, kamu pernah liat bapaknya luigi?" aku pun menjawab "belum tante" aku sudah tau bahwa bapaknya luigi meninggal karena kanker kalo gak salah sejak luigi beranjak kelas 4. aku pun diajak luigi melihat-lihat 5 kelincinya yang dikandang dan ditaruh di atas kayu yang dipasang di tembok. yang aku liat bukannya kelincinya tapi aku melihat dibawahnya ada sebuah bola-bola kecil mirip serela milo yang banyak dan ternyata itu taeknya kelinci-kelinci yang banyaknya kayak 50 lusin taek kucing dan aku pun hampir muntah.
lalu luigi memberiku sebuah buku sherlock holmes yang sekarang aku lagi mengoleksi buku sherlock holmes. buku itu berjudul " the families scandal" dan aku pun menerima bukunya dan aku pun keluar dari pagar rumahnya luigi, dan menaruh buku sherlock holmesnya ke jok motorku. aku menyalakan motor dan menyapa selamat tinggal kepada luigi dan ibunya dan aku pun pulang.
(aeeeeet) cerita-nya belum selese. setiap cerita blogku pasti diakhiri dengan kata "pulang" iya kan? tapi ini belum selese tinggal mukti yang belum tak anter pulang.
pada saat dirumah, aku melihat mukti sedang duduk dan dilaptopku ada gambar brangus dan mukti sedang memegang buku dan pensil yang berarti mukti sedang menggambar lambang brangus. aku bisa melihat di jendelaku yang terbuka. trus aku masuk ke kamar dan mengatakan sesuat dari luar kamarku " kayaknya khe gambar brangus ya muk?" mukti menjawab "kok khe tau?" "jendelanya kebuka" "ooh"
setelah mukti mengalami kesulitan menggambar brangus aku pun langsung mengantar mukti pulang soalnya jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan aku mengantar mukti pulang.
pada saat dirumahnya mukti, mukti ke rumah yang dhinow yang terletak di depan rumahnya mukti. dia berbicara soal bazzar. beberapa lama kemudian mukti kembali ke rumahnya dan aku bertanya "kamu ngomongin apaan ke dhinow?" "kita ngomongin tentang bazzar. dhinow tuh ngawak kali" "kenapa muk?" aku pun penasaran "waktu itu, dhinow mengajak temannya yang banyak waktu minggu malam. trus saking banyaknya orang yang ingin menukar bazzar, dhinow menaiki meja di "cafe pizza italia" trus dia teriak minta-minta tuker bazzar sambil nari putar ke kiri ke kanan sampe kaki mejanya jatuh rusak dan dhinow harus mengganti rugi sebanyak Rp. 90.000." aku pun malah ketawa karena kengawakan dhinow waktu nuker bazzar. tak lama kemudian aku pun pulang.
sekian cerita dari aku.
ketundaan latihan bara-bere
16.33 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 comments:
Posting Komentar