1 Februari 2014
kutukan baju merah di hari raya imlek
hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu aku dan keluargaku merayakan hari imlek di MBG. aku sudah 4 kali dikira pelayan toko/mall sama orang asing karena hampir semua pelayan mall MBG memakai baju merah dan celana panjang. mari kita mulai dari pertama:
1. pada saat aku sedang berdiri di depan toko ACE, tiba-tiba sang nenek datang menghampiriku dan bertanya "mas, dimana eskalator ya?" aku pun bingung kenapa dipanggil mas padahal aku baru umur 14. apakah tampangku yang penuh jerawat ini dikira pelayan toko? aku pun langsung menunjuk kemana arah ke eskalator. mungkin nenek ini baru pertama kali datang ke MBG. dan nenek pun berterima kasih kepadaku dan nenek pun berjalan mencari eskalator yang baru saja aku tunjuk dan aku bergegas masuk ke toko ACE dari pada ditanya lagi.
2. pada saat aku lagi berdiri sambil menunggu keluargaku untuk memilih kursi yang enak diduduki, jaraknya ya kira-kira 6 kaki sehingga aku gak bisa melihat keluargaku lagi ngapain. tiba-tiba, bule suami istri yang umurnya kira-kira 60/50-an berjalan kearahku dan bertanya "ekskius mi ser, wer is de ambrela for rein?" mereka sambil memperagakan tangannya bagaikan memegang sebuah payung dan aku pun menjawab "sori, ai dont now" mereka pun berjalan meninggalkanku dan aku pun bergegas berjalan ke keluargaku.
3. pada saat aku berada di lantai 2 dibagian lobby bersama keluargaku, aku pun ingin pergi ke toko gramedia untuk mencari buku sherlock holmes. pada saat aku berjalan beberapa meter dari keluargaku, tiba-tiba nenek-nenek datang menghampiriku sambil membawa keluarganya dan bertanya "mas, dimana supermarket?" aku pun menarik nafas karena dipanggil mas untuk kedua kalinya dan aku pun menghembuskan nafasku pelan-pelan dan aku pun memberi arah kemana supermarket terletak. nenek pun berterima kasih kepadaku dan berjalan mencari supermarket dan aku pun berjalan ke gramedia dari pada ditanya sama orang asing.
4. pada saat aku membaca buku sherlock holmes, tiba-tiba kakek-kakek menghampiriku dan bertanya "mas, dimana tempat amplop ang paonya?" aku pun diam tak bersuara, tak bernafas karena aku dipanggil mas untuk ketiga kalinya dan aku pun mengatakan "maaf, saya gak tau" kakek itu berterima kasih kepadaku dan aku pun berjalan meninggalkan kakek itu dan mencari buku "cara untuk tidak dikira pelayan sama orang asing"
sekian cerita blog dari aku dan betapa kesalnya aku karena dipanggil mas. dan pesan moralku adalah janganlah memakai baju merah di hari imlek pada saat anda sedang pergi ke mall.
kutukan baju merah di hari raya imlek
Sidak !!!!
20 januari 2014
Sidak !!!!
hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu diadakan sidak di kelasku.
istirahat kedua sudah selesai dan semua murid kembali di kelas masing-masing. tiba-tiba guru datang. semua memberi salam guru ips ku dan ada yang melihat bahwa uangnya sheren hilang sekitar Rp.150.000 sambil menangis. guru pun langsung menyuruh bima untuk memanggil guru budi pekertiku.
setelah bima pergi, guru ips pun menyuruh untuk mengeluarkan isi tas dan ditaruh di mesin penghancur, maksudku di meja dan tasnya taruh di kursi dan semua murid yang putra keluar kelas dan yang putri mengecek isi tas.
pada saat diluar, sudah ada guru yang akan menggeledah kita. kita semua disuruh membuka sepatu dan kaos kaki. waduh, aku bawa kunci motor nih. gimana caranya biar aku bisa mengamankan kunci motorku ya? tiba-tiba bima mendatangiku dan menyuruhku untuk menyelipkannya di dalam dasi.
setelah memasukkan kunci ke dalam dasi, aku pun melepaskan sepatu dan kaos kakiku lalu aku digeledah. badanku digrepe-grepe sama guru lalu kantongku di cek lalu guru melanjutkan murid selanjutnya untuk digrepe-grepe. akhirnya aman juga. aku pun memasang kembali kaos kaki dan sepatuku.
setelah memasang sepatu, aku melihat niel diraba-raba oleh guru lelaki bertampang mengerikan dan aku pun bernyanyi asal-asalan
"diraba-rabaaaa, digrepe-grepeeeee"
guru pun berhenti meraba temenku dan sambil tertawa sedikit sambil mengatakan "mana je" ke arahku. pasti kalian bingung kenapa guru yang menggrepe niel gak marahi aku. ceritanya begini:
guru cowok ini adalah guru baru waktu aku kelas 8 dan pada saat civita sudah pasti gurunya malu-malu untuk diajak bicara jadi aku ajak bicara. dan itulah ceritanya kenapa dia gak marahin aku.
setelah gurunya selese meraba-raba semua murid dikelasku, guru pun kembali ke kelas untuk mengajar. dan kita pun duduk-dudukan bersama teman-temanku sambil pamer-pamer otot. tiba-tiba abraham dan temannya dateng mau ke toliet. dia sempat berbicara kepada temanku
"kenapa ini? pasti kalian semua dihukum ya?"
" gak. cuman ada sidak. uangnya sheren hilang" salah satu temenku menjawab.
"berapa? Rp.2000?"
semua temenku ketawa terbahak-bahak. mustahil banget kalau uangnya sheren hilang Rp.2000 sampe ada sidak. lalu kevin pun bersedia membantuku. kevin menaruh ujung dasi ke dalam kantong bajunya dan dia menyebutnya "8B style" lalu beberapa temenku mengikuti 8B style untuk menyelamatkan masa depanku. aku pun berterima kasih ke kevin berkat idenya yang idiot tapi jenius.
lalu aku pun pergi ke toilet dan menyembunyikan kunci motorku ke dalam sepatu. takut kunci motorku jatuh waktu jalan. dan semua murid kembali ke kelas. aku pun memasukkan kembali buku-buku, topi, kacu ke dalam tas dan menaruh buku ips ke meja dan melanjutkan pelajaran.
sekian cerita blog dari aku.
Merdeka !!!
20 Januari 2013
Merdeka !!!
hari ini aku akan mencritakan pengalamanku waktu ulangan praktek komputer dibatalkan karena mati lampu waktu jumat kemarin.
ADUH !!! kepalaku dilempar mainan power ranger, maksudku ulangan praktek komputer sudah tiba tentang mic. excel. dan aku pun belum sempat belajar. semua anak turun kebawah menuju kelas komputer.
setelah turun ke bawah, ibu guru membukakan kunci dan mempersilahkan 15 orang yang hebat dalam memakai mic. excel. beberapa teman sekolahku masuk ke kelas komputer dan aku harus ikutan masuk sedangkan yang lain diam diluar.
setelah memasukki ruangan, semua murid menghidupkan mayat, maksudku komputernya. setelah menghidupkan komputer dan membuka aplikasi mic. excel, semua murid mengambil selembar kertas soal dari ibu guru. aku pun mengambilnya secara rebutan dan kembali ke tempat duduk masing-masing dan kita tidak boleh mengerjakannya, tunggu aba-aba dari wasit, maksudku guru. pertama guru menjelaskan beberapa teori yang ada di secarik kertas tersebut. soalnya kayak, kita harus menyalin semua yang ada di kertas tersebut. misalnya jika tulisannya bold atau italic, maka kita harus mengikutinya, ada yang disuruh menghitung dan lain-lain. guru pun menyetel timer sebanyak 49 menit. setelah disetel, kita pun mulai mengerjakan selembar kertas yang diberikan oleh guru.
aku pun melihat isi kertas tersebut dan aku pun mulai menyalin. ternyata susah karena aku pernah dikeluarkan dari kelas 2 kali pantesan aku gak bisa. pada saat aku mau menghitung kotak yang berisi nomor dan aku menuliskan seperti ini (C2+E2=) supaya bisa menghitung sendiri. pada saat aku klik enter ternyata gak bisa. jadi aku harus melakukan operasi: old school. aku harus menghitung sendiri dengan jari-jari keriputku.
setelah menghitung dengan jari-jari keriputku, sepuluh jariku tiba-tiba buntung dan lari begitu saja tanpa meninggalkan darah, akhirnya aku pun berhasil dan melanjutkan langkah selanjutnya. tiba-tiba lion si kucing pertigaan, sudah selese duluan, dan yang kedua aldo sedangkan yang lain kesulitan. tiba-tiba aku mendengar kevin berkata
"kok punya amadeus beda ya kayak aku?"
"waduh kevin ketauan nyontek" guru mengeluarkan ekspresi senyum
"hahahahahhah" aku pun ketawa
pada saat memulai langkah selanjutnya tiba-tiba, semua komputer, lampu, AC mati begitu saja dalam sekali berkedip. semua yang belum selese teriak "HOOOOOREEEEEEEEEEEEEE" aku pun memeluk kevin sambil melompat-lompat dan aku teriak "merdeka, merdeka, merdeka" dan 5 menit kemudian, semuanya menyala dan komputernya hidup sendiri dan ibu guru memutuskan untuk mengulang ulangan praktek selasa depan tapi soalnya beda.
bel pun berbunyi. semua murid menata kursi dan mematikan komputer dan keluar kelas dalam ekspresi bahagia.
sekian cerita blog dari aku.
renang dan rumah luigi
13 Januari 2014
renang dan rumah luigi
hari ini aku akan menceritakan pengalamanku kemarin waktu aku berenang di kolam renang segara madu dan ke rumah luigi.
pagi hari aku berencana mau ke rumah luigi jam 11. waktu aku keluar kamar, keluargaku sudah berpakaian rapi untuk pergi ke gereja jam 9 pagi. dan ibuku nyruh aku untuk beliin kopi abc susu. aku pun meminta uang ke ibuku dan aku pun pergi ke warung deket gangku. pada saat aku selese belanja, aku berjalan ke rumahku. pada saat hendak membuka pintu, dibelakangku ada suara klakson motor. aku pun membalikkan kepalaku 360 derajat ternyata kevin yang membunyikan klakson sambil membawa saudara sepupunya.
"cent, khe mau gak ikut renang?"
"kapan?"
"sekarang tapi ngumpul disekolah dulu"
"siapa aja yang ikut?"
"banyak"
"okee, aku kemas-kemas barang-barang dulu"
"oke, ntar aku ke rumahmu lagi"
"oke"
aku pun masuk dan menutup gerbang rumahku lalu berjalan ke kamarku dan melempar kopi abc susunya ke meja dan ganti baju dan menaruh barang-barangku ke tas. setelah ganti baju dan kemas-kemas, aku mengambil kunci motorku, berjalan ke motorku, menghidupkan mesin, dan mengendarai keluar dan memakai helm dan aku pun berangkat ke rumah kevin.
pada saat dirumah kevin, aku melihat mereka sudah bersiap-siap untuk berkumpul ke sekolah aku sempet menitip helm dirumahnya kevin karena kolam renang di segara madu gak harus ke jalan raya jadi ya udah aku nitip helm ku kerumahnya kevin dan kita pun mulai berangkat ke sekolah.
pada saat di jalan yang sepi gak ada motor dan mobil cuman ada motor ku dan motornya kevin dan jalannya naik turun. aku pun berencana menjadi seorang adrenalin yaitu melepaskan tangan sambil berdiri. aku pun mulai aksi adrenalin-ku. aku pun melepas tangan dengan pelan dan berdiri perlahan-lahan tapi gagal aku baru mau berdiri tapi takut motorku ugal-ugalan jadi aku tunda adrenalin-ku ini.
pada saat tiba disekolah, aku melihat keadaan disekolah masih sepi dan aku menunggu di depan gerbang sekolah sambil duduk.
tak berapa lama kemudian, aku melihat ada krisna datang dan dia ternyata ikut berenang dan kita berempat pun menunggu.
tak beberapa lama kemudian, aku mulai bosan menunggu. aku pun menghidupkan motor lalu pergi mencari bima mumpung rumahnya deket sekolah.
pada saat mengendarai 10 kaki dari sekolah, aku melihat dari jauh itu kayaknya mukti. pada saat aku melambaikan tangan, mereka membalas berarti dia beneran mukti dan dia membawa bima.
dan aku pun kembali ke sekolah.
kita pun berbicara agak lama dan mukti bbm pandu untuk ikut renang tapi gak mau. beberapa lama kemudian, mukti pengen ke wtc. aku, bima, dan kevin menaruh motor di dalam sekolah dan kita pun pergi ke wtc.
setelah sampe di wtc kita duduk-duduk-an sambil nuker hape. aku minjem hapenya mukti, mukti minjem hapeku.
setelah berlama lama minjem hape, mukti kembaliin hapeku dan aku kembaliin hapenya. tiba tiba bima menaik turunkan alisnya sambil ngomong tanpa suara ke mukti
"udah khe hack?"
"udah"
aku bisa melihat menggunakan bahasa mulut (kayak misyen imposibel aja) lalu aku teriak memecahkan masalah
"naaah, pasti khe hack hape ku ya muk?"
"iiiiiiiih kagak coba neh liat"
"ya nih aku lagi liatin"
setelah aku mencari aplikasi-aplikasi chating-chatingan akhirnya aku menemukan status dari bbm ku yang tertulis "k*nt*lmu biru" aku pun ketawa dan membiarkan begitu saja.
beberapa lama kemudian, aku pun mulai haus. aku pun memesan extra joss + susu oleh pemilik warung wtc. pada saat kita mulai berangkat aku pun gak ngeliat pesananku gak datang-datang. pada saat aku hendak berjalan ke dalam wtc tersebut ternyata pemilik wtc itu memakai kamen dan membawa alat-alat sembahyang. brengsek bener aku mulai berpikir "kayaknya aku selamanya gak akan pernah membeli makanan atau minuman di wtc" aku sudah mencurigai bahwa pemilik wtc tersebut tidak begitu ramah. waktu itu aku gak sengaja numpahin kuah soto sedikit langsung dimarahi.
aku pun mulai marah dan sebaiknya aku makan di toko-toko di kolam renang segara madu daripada mesen minuman gak dibikin-bikin.
kita pun berjalan ke sekolah untuk mengambil motor lalu kita pun berangkat. pada saat diperjalanan, didepanku ada mobil angkot dan mumpung beberapa mobil lagi mau lewat. mereka semua sudah menyalip mobil angkot tersebut kecuali aku. tiba tiba ada jalan perempatan. aku pun gak tau jalan mana yang mereka ambil jadi aku putuskan untuk mengambil jalan yang kanan. pada saat setengah jalan, kayaknya bukan jadi aku putuskan untuk kembali dari awal perempatan jalan. aku pun mengambil jalan lurus. dan sama tidak menemukan temanku jadi aku kembali dari awal dan mengambil jalan kiri dan hasilnya juga sama. aku pun pergi kembali ke perempatan dan berteduh sebentar sambil menelpon mukti.
pada saat mau menelpon mukti, mereka semua sudah datang mencariku. pada saat bercerita-cerita kenapa aku bisa tersesat, akhirnya kita pun melanjutkan perjalanan.
akhirnya kita sudah sampai di kolam renang segara madu. kita pergi ke tempat pemarkiran, menaruh motor dan membayar tiket parkir lalu kita masuk ke kolam renang dan mencari tempat untuk menaruh tas-tas kita dan kita pun mendapat tempat untuk menaruh tas kita yaitu di panggung yang dipakai untuk bermain musik.
setelah menaruh tas, kita pun melepas baju dan langsung menyelam ke kolam renang dewasa. pada saat lagi asyik-asyiknya main air, tiba-tiba kami melihat semacam jembatan tapi injakannya menggunakan tali bukan pipa. aku pun menyuruh semua untuk ikut bermain jembatan itu dan mereka pun setuju.
kita pun keluar dari kolam dan mencoba bermain jembatan tersebut. aku pun menaiki tangga kecil dan mulai menyeberang. pada saat pertengahan aku melihat kalau tali mulai menurun. apakah aku mulai gemuk apa ada orang lain dibelakangku sampe talinya turun? pada saat aku menoleh ke arah ke belakang ternyata mukti dan bima ikut nyeberang dan aku pun melakukan evakuasi. daripada talinya entar putus aku lebih baik melompat dari tali dan memegang tali jembatan tersebut. dan bima pun berhasil melewati jembatan tersebut.
kita pun melanjutkan permainan jembatan selanjutnya yang tinjakannya berbentuk pipa yang besar. aku pun mulai menaiki tangga. pada saat menaiki tangga, aku dipanggil sama ibu-ibu untuk membuka gembok kunci yang ada di gubuk kecil yang sudah dipesan. aku pun turun dari tangga dan ibu tersebut memberikan aku kunci dan aku mencoba memasukkan kunci itu.
beberapa detik kemudian, akhirnya kuncinya mau masuk tapi gak bisa diputar. dan ibu itu memanggil pelayan-pelayan dan aku pun melanjutkan menaiki tangga jembatan yang ke 2. aku pun mulai berjalan perlahan-lahan dan pada saat setengah jalan, badanku menghadap ke kiri dan melakukan kuda-kuda sambil tanganku melakukan jurus-jurus yang aku sering liat di orang-orang wu shu. dan akhirnya ada cewek remaja mengetawai aku dan dia memberitahu temannya untuk melihat tindakan bodoh aku ini. dan untuk mengakhiri tindakan bodoh yang barusan aku lakukan ini, akhirnya aku sengaja tenggelam diri.
pada saat aku berenang sambil mengikuti arah jembatan tersebut, aku akhirnya senderan di ujung kolam sama mukti sambil liat orang-orang lagi berenang. tiba-tiba dibelakangku ada om-om yang sedang buka baju dan menyelam tiba-tiba dengan terburu-buru sambil berenang ke arah teman temank yang lagi asyiknya berenang. aku pun mulai panik dan kita berdua berenang mengikuti arah temenku dan aku pun mulai nanya
"bim, khe tadi diapain sama om tadi"
"gak diapain"
"trus ngapain dia berenang ke arah khe?"
"krisna hampir tenggelam"
"hahahahahahahaha"
yap. krisna hampir tenggelam karena dia kakinya melemah dan lelah untuk mengayun kakinya.
beberapa lama kemudian, kita semua keluar dari kolam renang dewasa dan berjalan ke perosotan anak kecil. kita pun mulai menaiki tangga menuju perosotan anak kecil yang berbentuk setengah spiral yang miring. setelah sampai, mukti duluan masuk ke perosotan dan aku pun giliran kedua. pada saat aku sedang meluncur, tiba-tiba mukti tepat berada di depanku sehingga kita bertabrakan. ternyata mukti lagi sendaran di tengah perosotan. dan diikuti oleh bima, krisna, kevin, dan nanda (nama saudara sepupunya kevin) dan mukti mau barengan berseluncur ke bawah dan pada saat semuanya bertabrakan, mukti menaruh kakinya ke depan dan berseluncur ke bawah sehingga punggungku mendapat tendangan dari bima yang keras. aku pun sempat menangis kesakitan. (bercanda) aku pun mengeluarkan ekspresi kesakitan dan kedua tanganku memegang punggungku dan hanya dengan 10 detik, rasa sakitku sudah hilang (kayak wolverine aja)
dan kita pun melanjutkan ke perosotan selanjutnya tapi yang satu ini hanya dipakai untuk anak TK. aku dan yang lainnya melakukan ketidakpedulian. walaupun kita sudah remaja kelas 8 tapi kita bermain perosotan untuk anak TK hanya sekali saja. dan kita pun melanjutkan perosotan selanjutnya. dan perosotan ini berwarna biru yang lurus ke bawah dan panjang pasti bakalan sangat cepat. pada saat aku dan mukti berluncur berdua (ada 2 perosotan kiri dan kanan) dan kita pun menghitung mundur dari 3
" 1,2,3" meluncur secara bersamaan
pada saat aku meluncur ternyata ada perosotan waktu aku muncul aku terseluncur ke arah kiri dan mengenai pantat kiriku dan menyelam dengan air yang tersebar dimana-mana. pada saat aku berdiri ternyata kolam kecil. hanya mengenai lutut saya. pada saat aku mau berjalan, pantat kiriku terasa sakit pegal habis main perosotan yang biru tadi dan aku pun langsung sembuh wakti keluar dari kolam kecil.
kita pun mulai lapar dan berencana membeli makanan. kita semua pun berjalan ke panggung dimana kita menaruh tas kita dan mengambil uang Rp.10.000 dan berjalan ke stall dekat kolam renang dewasa. pada saat sampai di stall, aku, bima, mukti, dan krisna memesan pop corn yang rasanya berbeda-beda sedangkan kevin dan nanda membeli pisang goreng keju. semua sudah mendapat pesanan mereka tinggal aku dan kevin dan nanda yang belum dapet. akhirnya aku sudah dapet pesananku dan aku memakannya bersama mukti, bima, dan krisna. aku pun mengambil pop corn ku yang rasa pedas manis dan memasukkan ke dalam pusarku maksudku mulutku dan mengunyahnya. pada saat mengunyah, tiba-tiba hidung serasa menghirup merica dan aku terasa ingin batuk ternyata bumbu yang ditaburi di pop corn itu membuat temenku yang makan pop corn pada batuk semua. dan pesanan kevin sudah datang. mukti dan bima dan krisna mengambil pisang gorengnya sehingga tersisa 2 dan aku diberi bekas gigitannya kevin dan aku memakannya.
setelah selese makan kita melanjutkan berenang di kolam renang dewasa. setelah berlama-lama kita berenang di kolam renang dewasa. bima nawarin untuk lomba perosotan maksudnya lomba perosotan itu kita mulai dari perosotan pertama dan lanjut ke perosotan kedua dan lanjut yang ketiga dan pergi ke goa yang kecil sebagai final. kita semua setuju kecuali kevin soalnya dia sudah capek dan ingin berhenti bermain air jadi kita lomba perosotan tanpa kevin.
kita pun mulai lomba perosotan yang sudah aku ceritakan dan pada saat selesai meluncur dari perosotan yang warnanya biru kita berjalan ke goa yang panjangnya 9 kaki bersama mukti, krisna, dan nanda. kita pun melakukan acara paranormal kayak "mr. tukul jalan-jalan" mukti menjadi si paranormal, aku menjadi tukul dan nanda menjadi kameraman. mukti meluruskan tangan kirinya ke depan dan tangan kanannya menyentuh telinganya sambil menutup matanya. tiba-tiba mukti pura-pura muntah dan aku bertanya
"kenapa pak?"
"aku tadi berkomunikasi dengan setan kalau kita mengganggu setannya"
"ooh"
tiba-tiba bima mengejar kami dari belakang sambil teriak mengagetkan dan kita bertiga pun lari ketakutan sambil teriak. dan kami pun tertawa keasikan. kita pun berjalan menuju air mancur yang kecil yang terletak di ujung kolam. kita berjalan ke air mancur dan membungkukkan punggung kita dan biarkan air tersebut memukul punggung kita dan rasanya enak banget kayak terapi. mukti pun memanggil ini adalah "terapi air" setelah berlama-lama melakukan terapi, aku pun mulai selesai berenang karena aku ada janji mau ke rumahnya luigi. pada saat aku melihat awan, awannya mendung dan hampir gelap. takutnya aku dikira ingkar janji sama luigi jadi aku putuskan untuk berhenti dan berjalan menuju ke tasku dan mengambil baju dan alat mandi. dan aku pun berjalan mencari ruang ganti pria dan mandi di kamar mandi yang sempit.
pada saat aku mengelap punggungku dengan handuk, punggungku mulai terasa sakit seperti digaruk-garuk secara keras karena ada 2 kemungkinan kenapa punggungku ini bisa sakit:
1. mungkin habis kena terapi air
2. terkena sinar matahari
aku pun mulai menggosok punggungku perlahan-lahan dan memakai pakaian yang sudah aku bawa. pada saat memakai baju, sakitnya mulai lagi. dan aku memakainya dengan sangat pelan. dan akhirnya aku berhasil. aku pun menaruh celana dan CD basahku kedalam kresek yang sudah aku bawa dari rumah.
aku pun berjalan menuju tasku dan menaruh barang-barangku ke dalam tas dan aku, kevin, dan nanda segera pulang. pada saat diparkiran, kita menunggu mukti, bima, dan krisna. dan pada saat menunggu, tetes hujan terlihat dari jalan. dan kita putuskan untuk meninggalkan mereka. semakin jauh kita mengendarai motor semakin deras hujannya.
setelah berlama-lama kita mengendarai, akhirnya kita sampai dirumahnya kevin. dan aku cuman ingin helm ku kembali. kevin menyuruh nanda buat ambilin helm ku dan memberikannya kepadaku. aku pun memakai helm dan langsung mengendarai menuju rumahnya luigi tanpa memakai jas hujan, karena aku anak tentara dan aku seorang penakluk yang akan menghadapi segala cuaca.
pada saat tiba dirumahnya luigi, aku turun dari motor dan berjalan ke pagarnya luigi sambil menggigil dan mencari tombol belnya. masih inget gak waktu luigi gak ada waktu aku kerumahnya sama mukti. sebenarnya dia gak kemana-mana selama liburan. sebenarnya dia diem dirumah cuman di gak bisa denger kita dan aku gak bisa mencari tombol belnya. pantesan dia gak nyaut-nyaut.
akhirnya aku menemukan tombol belnya. aku memencetnya 1 kali 5 detik. aku memencetnya 3 kali dan luigi bilang "sebentar" dan dia akhirnya membuka gerbangnya dan aku mengambil motor dan masuk kerumahnya luigi. aku pun sempet bilang
"sorry ya, aku telat banget"
"ya gak pa pa"
"aku abis renang soalnya aku maunya ngajak khe cuman khe masih ke gereja"
"ooh"
aku pun pergi ke kamar belajarnya luigi dan meminjamkan bajunya luigi. luigi mengambil bajunya dan memberikannya kepadaku. pada saat aku melihat bajunya ternyata dia meminjamku baju avenged sevenfold yang gambarnya di album nightmare dan aku pun kenakan baju tersebut dan hasilnya kekecilan tapi gak pa pa daripada gak pake baju.
aku pun ingin meminjam buku mat-nya luigi soalnya aku males ngerjain mat. luigi pun pergi mengambil bukunya sedangkan aku lagi memasukkan baju dan baju dalamku ke dalam kresek. beberapa menit kemudian, luigi kembali ke kamar dan memberikanku buku catatan mat-nya luigi. aku pun mengambil laptop dari tasku dan kita keluar dari kamar belajarnya luigi dan berjalan ke ruang tamu.
pada saat diruang tamu, luigi duduk dilantai dan didepannya ada laptop yang ditaruh di kursi empuk sambil meng-log in facebooknya. aku pun duduk dilantai dan aku pun membuka laptopku juga. aku pun sempat melihat apa yang dilakukan luigi terhadap laptopnya. ternyata luigi sedang mencari lagu avenged sevenfold untuk disetel. pada saat aku melihat lagunya :
"lui, cuman segini lagumu?"
"ya"
"mau khe minta dari aku? aku punya semua lagu, video, dan liriknya"
"hmmm"
"ambil flash disk-mu biar aku yang meng-copy semuanya dari avenged sevenfold"
"yaaaaaaaaaay, makasih ya cent"
"sama-sama" tertawa kecil.
luigi pun berdiri dan berlari mencari flash disk-nya. dan aku pun menyetel lagu asking alexandria - don't pray for me sambil menunggu luigi.
beberapa menit kemudian, luigi sudah membawa flash disk-nya dan memberikannya kepadaku. aku pun mencolokan flash disk-nya dan mengcopy semua lagu, video, lirik yang berukuran 1.00 GB dan membutuhkan waktu beberapa menit untuk menyelesaikan peng-copyan.
sambil menunggu meng-copy filenya, aku pun membuka buku catatan matku dan menyalin semua jawaban yang sudah dijawab oleh luigi.
akhirnya selese juga pr matnya. tinggal bahasa inggris yang disuruh buat menu makanan.
"lui, khe udah ngerjain bahasa inggrisnya?"
" gak ahh, males"
"ngawur. eeh lui, aku bisa buat suara jigsaw"
"masak? gimana caranya?"
"pakek audacity. nih biar aku ajarin" mulai mengajar
setelah selese mengajar, aku pun mulai lapar dan aku pun berdiri dan berjalan ke meja makan
"lui, mana piring sama sendoknya?"
"ada di rak"
aku pun membuka rak dan melihat beberapa tumpukan piring dan 1 toples kecil yang isinya piring dan garpu. aku pun mengambil piring dan sendok. aku pun menutup raknya dan berjalan mencari rice cooker. aku pun menemukan rice cooker hanya dengan membalikkan badan dan aku pun membuka rice cookernya dan mengambil beberapa sendok besar yang berisi nasi ke piring. aku pun menutup rice cookernya dan berjalan ke meja makan dan membuka tudung saji yang berwarna biru dan aku melihat ada ayam dan beberapa lauk pauk. aku pun hanya mengambil 2 potong ayam yang kecil dan menaruhnya di piring dan menutup kembali tudung sajinya dan kembali duduk dilantai dan berdoa lalu aku pun mulai makan. pada saat mengunyah, luigi menawakan aku:
"cent, khe mau gak nasinya ditambah keju?"
"emang enak?"
"enaaak. sudah tradisiku itu"
"trus keluargamu, kakek nenek moyangmu juga makan nasi keju dari dulu?"
"nggak lah, aku yang buat nasi keju"
"ooh, okelah aku cobain gimana rasanya nasi campur keju"
"oke siip"
luigi pun berdiri lagi dan berjalan ke dapur dan mengambil keju batangan dan mengambil parutan keju. beberapa abad kemudian, luigi keluar dari dapur dan memberikan keju batangan dan parutannya dan memberikannya kepadaku. aku pun memulai memarut keju. setelah selese memarut, aku pun memasukkan kembali keju batangan itu ke dalam tempatnya dan memakan dengan rasa khawatir. takut perut kenapa-kenapa. aku pun membuka mulutku dan memasukkan isi sendok ke dalam mulutku, dan aku pun mengunyahnya dengan pelan-pelan. ternyata, lumayan enak juga. akhirnya, aku melanjutkan makan ayam dengan nasi keju sampe kenyang.
beberapa lama kemudian, peng-copyannya selese. aku pun mencabut flash disk-nya dan memberikannya kepada luigi. dia pun mencolokan FD-nya dan dia yang pertama cari adalah liriknya. pada saat membuka foldernya, sudah ketemu sema lirik A7X dan membukannya. tetapi file liriknya gak bisa dibuka:
"iiiih, kok gak bisa cent?"
"coba liat. waduuh khe pasti makek microsoft word 2003 ya?"
"ya"
"pantesan gak bisa. aku nyimpen datanya pakek file-nya microsoft word 2007"
"trus gimana dong"
"hapus aja"
"ya udah lah"
luigi pun menghapus semua lirik. beberapa lama kemudian luigi membicarakan distro deket rumahnya. katanya kalo dia sering ke distro tersebut tapi gak pernah beli. cuman nanya harga. aku pun ketawa dan tertarik tentang distro dan aku pun berencana ingin melihat distro yang dimaksud luigi tadi. kita pun mengambil kunci motor dan segera berangkat. pada saat berangkat, ibunya luigi ingin membelikan mie jalanan kalo kita melihat dan dia ingin aku diberikan mie. luigi pun diberikan uang sebanyak Rp.20.000 dan kita pun keluar dari rumah, mengeluarkan motor dan mengendarai ke distro.
setelah sampai ke distro aku pun memarkir motor dan diluar toko distro, kita melihat ada topi, sabuk, dan sandal yang tergantung di luar. aku pun mulai melihat beberapa motif topi. tiba-tiba aku melihat topi asking alexandria. aku pun kaget dan aku berharap ingin membelinya pada saat aku melihat herganya, aku pun makin kaget. ternyata harganya cuman Rp. 15.000. murah banget dan aku akan melewatkannya sebentar dan melihat beberapa topi lagi. tiba-tiba aku melihat topi outright. topi biru dengan tulisan berwarna orange rasanya tidak cocok. dan harganya sangat murah, cuman Rp.20.000 aja. aku pun berjalan masuk ke toko dan melihat banyak pakaian di seluruh sudut. aku pun berjalan mengelilingi toko sambil melihat-lihat dimulai dari baju, celana, jaket, topi, hingga gelang.
setelah berlama-lama kita melihat isi dari toko tersebut, luigi sempat bertanya kepada penjual:
"mbak, tas united fight berapa harganya?"
"Rp.175.000 dek"
"ooh ya udah makasih"
kita pun berjalan keluar dan kembali menaiki motor dan luigi menawarkan aku untuk pergi ke rumah rensy hanya main-main saja dirumahnya. mumpung rumahnya dekat dari rumahnya luigi. ya udah, aku pun setuju dengan luigi dan kita pun pergi ke rumahnya rensy.
pada saat setengah jalan, aku melihat orang sedang memasak mie ayam. kita pun berhenti sejenak untuk membeli 2 mie ayam. setelah kami memesan, kami pun duduk di kursi plastik berwarna biru sambil membicarakan tentang avenged sevenfold.
setelah berlama-lama kita berbicara, akhirnya pesanan sudah dimasak. luigi pun berdiri, mengambil uang dari kantongnya, dan memberikannya kepada pedagangnya dan luigi membawa mienya dan berjalan menuju motor, dan menaruh di penggantung motor dan kita pun melanjutkan perjalanan ke rumah rensy.
pada saat dirumahnya rensy, kita pun sempat bicara didepan gerbangnya rensy:
"ngapain men kita disini lui?"
"gak tau"
"lho? kan tadi khe bilang mau main-main ke rumahnya rensy"
"gak berani aku. aku masih ada kiki"
"iiiiiih, jugaan cuman teman lho bukan TTM"
tiba-tiba rensy keluar dari ruangan yang terletak disamping kiri rumahnya yang berbentuk seperti garasi yang dipakai untuk acara doa:
"eeeh, luigi"
"eeh, rensy"
"pantesan ada orang yang bicara-bicara di depan rumahku sampe aku tanya siapa tuh trus kakakku bilang tadi ada anak cina-cina gitu (maksudnya aku)"
"bangsat kali yang bilang cina" rensy menampar lenganku.
"maaf ya aku belum mandi"
"gak pa pa kok"
tiba-tiba anjingnya rensy keluar dan berdiri di samping motorku. aku pun menunduk dan meraba-raba anjingnya yang kecil itu.
"ngomong-ngomong ngapain kalian kesini?"
"katanya luigi cuman main-main doang ke rumahmu tapi gak jadi soalnya malu"
"ooh. pasti kamu bawa bakso ya?"
"gak ini mie kok"
dan kita pun pergi meninggalkan rensy dan mengucapkan selamat tinggal dan hati-hati di jalan.
setelah sampai dirumahnya luigi, kita pun duduk dan mengeluarkan isi mie yang sudah dikresek. dan kita berdua mengambil piring dan sendok dan luigi mengambil nasi sedangkan aku gak. kita pun duduk kembali dan membuka bungkusan plastik yang isinya mie dan menuangkannya ke dalam piring. dan aku pun membuka bungkusan plastik yang isinya kuah mie. pada saat aku mau menuangkan mienya, aku pun meleset dan akhirnya tumpah sedikit sehingga mengenai meja makan dan lantai.
aku pun panik dan gak tau harus berbuat apa:
"lui, gimana nih lui?" berbisik
"aku ambil lap di dapur"
"oke cepetan"
luigi pun berlari ke arah dapur. mumpun ibunya sedang menelpon, aku harus menutupi kuah yang ada di meja makan dengan kresek mie yang tadi. akhirnya luigi pun membawa kain dan menaruh kainnya ke lantai dan yang harus kita lakukan adalah membaur. seolah-olah gak tau apa-apa. dan kita pun melanjutkan makannya.
setelah selese makan, luigi pun mengambil kainnya dan membawanya ke dapur. tiba-tiba ibunya memanggil luigi. luigi langsung melempar kainnya dan segera berjalan menghampiri ibunya. aku pun langsung berlari mencari tisu untuk mengelap kuah yang masih tersisia di meja makan. akhirnya aku menemukan tisu dan langsung mengelap meja makan dan rasanya lega sudah berakhir.
setelah selese makan, kita pun mengambil piring dan menaruhnya di dapur dan luigi pun pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tangannya karena habis pegang kain. luigi pun menuangkan sabuna cari ke tangannya, mengambil gayung dan mengambil air yang ada di ember berwarna hijau. pada saat menuangkan air ke tangannya, tiba-tiba:
"ANJIIIIING"
"kenapa?"
"air yang di ember ini air panas"
"hahahahahahaha"
luigi pun akhirnya menyiram tangannya dengan air yang ada di bak. setelah selese mencuci tangan, kita pun berjalan menuju kamar belajarnya dan bermain PS2. kita pun bermain guitar hero, resident evil, mortal kombat, dan bully.
pada saat bermain bully, aku bertanya kepada luigi:
"lui, khe tau gak cheat-nya bully?"
"cuman senjata tak terbatas aja"
luigi pun menyolokan kabel stik 2 dan mengaktifkan cheatnya.
"cuman itu aja?"
"iya"
"aku telpon agus dulu dah. dia kan tau semua cheat nya bully"
aku pun mengambil hape dari kantongku dan menelpon agus. pada saat agus mengangkat teleponnya:
"halo"
"WEE PANTAT" luigi ketawa terbahak-bahak
"kenapa?"
"wee, kasih tau cheat bullynya yang semua senjata PANTAT" luigi lagi ketawa terbahak-bahak"
"coba khe tahan L1 trus klik atas, atas, bawah, bawah ato gak bawah, bawah, atas, atas"
"bentar" menyuruh luigi mengikuti perintah dari agus
"gak bisa PANTAT" luigi lagi ketawa
"emang gitu cheat-nya"
"bohong khe PANTAT" luigi lagi ketawa
ditutup teleponnya. tapi gak papalah aku melanjutkan memainkan game bully sampe jam 18:30 dan aku pun berhenti main dan keluar dari rumah, mengambil motor dan mengendarai pulang dan aku mengucapkan selamat tinggal kepada luigi:
"dah lui"
"yooooo"
pada saat seperkaki perjalanan, aku pun teriak kepada luigi waktu luigi sedang menutup pintu gerbangnya dan aku berkata:
"helm ku ketinggalan"
"BODOOOH"
luigi pun masuk ke dalam dan mengambil helmnya dan memberikannya kepadaku. dan aku pun pulang.
pada saat tiba dirumah jam 19:00, aku mengeluarkan isi tasku waktu dipakai untuk berenang. dan aku pun mulai mandi. pada saat aku melihat keadaan kamar mandi ternyata:
"YAAAH, alat mandiku ketinggalan di kolam renang terutama sikat gigiku"
untung sabun yang kecil aku bawa dan sabun ku masih ada di kamar mandi. jadi aku pun mandi tanpa menyikat gigi.
setelah selese mandi, aku pun ingin meminta uang untuk membeli sikat gigi. dan ibukku memberikanku uang asal sikat giginya merk oral-b dan bulu sikatnya yang soft. aku pun menyalakan motor dan pergi ke selecta dan mencari sikat gigiku. akhirnya lega juga aku sudah membeli sikat gigi sekarang aku tinggal pulang, sikat gigi dan tidur.
sekian cerita blog dari aku
Selamat Tahun Baru
1 Januari 2014
Selamat Tahun Baru
selamat tahunbaru semua penayang blogku. hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu ngerayain pesta tahun baru.
kisah ini dimulai pada saat aku selesai mandi. aku pergi keluar sekitar jam 6 sore. aku melihat beberapa tetaggaku ada yang mendekorasi balebengn, membuat bumbu jagung (gula, cabe, mentega), bakar jagung, bawain shisha, main petasan dan kembang api. disampig rumahku, ada ogix dan dwi yang berdiri di depan pintu gerbang. mereka lagi asyik-asyiknya bicara-bicara dan aku pun menghampirinya.
beberapa menit kemudian ogix pengen difoto dirumahnya dwi karena sejak ogix membeli hp apple IOS, ogix memiliki aplikasi foto-fotoan kayak camera 360, moment kamera, dll hampir 1 bar. waktu itu juga aku liat di foto facebooknya waktu dia duduk di mobil, megang setir, makek kacamata hitam trus hapenya ditaruh dipegangan mobil. kayak gini






