1 Januari 2014
Selamat Tahun Baru
selamat tahunbaru semua penayang blogku. hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu ngerayain pesta tahun baru.
kisah ini dimulai pada saat aku selesai mandi. aku pergi keluar sekitar jam 6 sore. aku melihat beberapa tetaggaku ada yang mendekorasi balebengn, membuat bumbu jagung (gula, cabe, mentega), bakar jagung, bawain shisha, main petasan dan kembang api. disampig rumahku, ada ogix dan dwi yang berdiri di depan pintu gerbang. mereka lagi asyik-asyiknya bicara-bicara dan aku pun menghampirinya.
beberapa menit kemudian ogix pengen difoto dirumahnya dwi karena sejak ogix membeli hp apple IOS, ogix memiliki aplikasi foto-fotoan kayak camera 360, moment kamera, dll hampir 1 bar. waktu itu juga aku liat di foto facebooknya waktu dia duduk di mobil, megang setir, makek kacamata hitam trus hapenya ditaruh dipegangan mobil. kayak gini
Selamat Tahun Baru
23.24 |
narsis baget ya? masih ada banyak lagi. kalo mau liat, cari di fb "yogi agastya" mampukah kalian bertahan melihat fotonya yang narsis banget ini?
kembali ke cerita. setelah ogix dan dwi narsis, aku berencana untuk keliling-keliling naik motor sambil meniup trompet bertiga (aku, dek mang, ogix) ogix pun setuju. kita pun langsung ke rumahku, ngambil motor beat-ku, menaiki motor, trus dek mang berlari ke arahku pada saat aku sedang menyalakan motor.
"ko, khe mau kemana?"
"aku sama ogix mau keliling kota dari poltabes ke jalan kebo iwa trus ke jalan gatsu barat abis itu baru pulang."
"ikut dong ko"
"ya udah" pasrah
akhirnya kita bertiga berangkat keliling-keliling. ogix dibelakangku, dekmang didepanku. kita pun mulai berangkat. pada saat dijalan, aku suruh dek mang dan ogix untuk meniupkan trompet yang sudah dibawanya. merekan pun meniup trompet dengan keras yang menunjukkan bahwa sekarang sahur maksudku bangun. ogix dan dek mang meniup trompet keras-keras biar semua orang bangun.
pada saat didepan poltabes, mereka berhenti meniup trompet supaya gak ketahuan polisi. aku pun bergegas melewati poltabes tersebut. akhirnya aku pun berhasil melewati poltabes tersebut dan mereka melanjutkan meniup terompet sampe ke jalan kebo iwa.
pada saat dijalan kebo iwa, dibelakangku ada mobil. kita pun tetap meniup trompet. pada saat mobilnya nyalib dari kanan, seorang lelaki meniup terompet ke arah kita. kita pun kaget. tak kirain mau diapain ternyata di bales dengan meniup trompet. dan sang pengendara mengebut sedikit supaya kita berjauhan. aku pun berencana untuk membalas untuk meniup trompet yang lebih keras di samping sopir mobil. aku pun mulai mengebut sedikit sampe aku berada dibelakang mobil sejarak 4 kaki. pada saat lampu merah, kita berhenti sejenak sambil membicarakan acara tahun barunya.
pada saat lampu hijau, mereka bersiap meniup trompet ke arah mobil tersebut tetapi rencanaku gagal. si sopir mobil mengendarai lurus sedangkan aku ke kiri soalnya kita mau pulang. jadi rencana pun gagal. ya udah kita pulang aja.
pada saat dirumah, aku disuruh papaku untuk beliin kuas dan tetanggaku menyuruh ogix membeli garpu kue. aku dan ogix lagi pergi keluar mencari kuas untuk mengoles jagung dan garpu kue. pada saat aku mau menyalakan motor, om ku ingin meminjam motorku. aku pun mematikan motorku, pasang dongkrak, melepas kuncinya dan memberikannya kepada om ku. jadi aku pun harus memakai scoopy sebagai motor cadangan.
aku dan ogix menaiki motor dan bapakku dan tetanggaku memberikan kita uang sebanyak Rp.25.000 dan kita pun akan memulai perjalanan. pertama kita ke citra. pada saat aku keluar gang, aku membawa trompetnya ogix yang diisi dengan angin dan menekannya dengan keras. sampai ke poltabes. pada saat kita tiba di toko citra, aku turun dari motor dan ogix sedang mencari tempat parkir. setelah ogix mendapat tempat berparkir, kita berdua masuk ke toko. yang pertama kita cari adalah kuas. di samping kiriku ada tangga. di lantai 2 tersebut adanya cuma barang-barang yang dipakai untuk sekolah dan mainan dan lain lain.
pada saat aku menaiki tangga aku memencet trompet milik ogix dan ogix pun memanggilku sambil tertawa
"vincent!! khe tau dibawah ada satpam?"
"oh iya ya" kita pun melanjutkan menaiki tangga.
pada saat di lantai 2, ogix bertanya sama mbak yang ada dikasir
"mbak, kuas buat mengoles jagung ada gak?"
"ada" tangannya mengarah kesamping "disitu"
"makasih"
"sama-sama"
kita pun berjalan mencari kuas yang diarahkan oleh mbak yang dikasir tadi. setelah berlama lama kita memutarkan kepala kita kr kiri dan ke kanan, akhirnya kita menemukan kuas yang tidak sesuai yang kita inginkan. kita pun kembali ke kasir dan ogix pun bertanya lagi
"mbak kalo garpu kue ada?"
"gak ada dek"
"ooh ya udah makasih"
"ya sama sama"
kita pun akhirnya turun dari tangga dan kembali dari motor. pada saat menyalakan motor, kita pun pulang dan ingin berkata bahwa gak ada kuas sama garpu kue. dan kita pun berangakat pulang. pada saat di perjalanan, aku duduk dibelakang sambil membawa trompet milik ogix lalu menekannya berkali-kali dengan cepat hingga pada saat masuk ke dalam gang, ada 2 orang menaiki motor membalas suara trompet yang aku mainkan dengan suara klakson motor mereka dengan cepat sama seperti yang aku lakukan. aku melihat ke belakang dan aku melihat temannya yang dibelakang memakai topeng anonymous sambil memakai helm. aku pun terkejut dan kita lanjutkan perjalanan sampai tiba dirumah.
pada saat tiba dirumahku, aku bilang ke papaku kalo kuasnya gak ada. trus papaku bilang
"gak perlu cent, aris sudah punya"
ternyata tetanggaku aris (kakaknya dwi) sudah punya kuas dirumah? kenapa gak bilang dari tadi sebelum berangkat pergi. dan ogix juga bilang kalo garpu kuenya gak ada. dan kita pun naik ke lantai 2 rumahnya dek mang. kita pun berlama-lama diem dirumahnya dek mang.
beberapa lama kemudian pacarnya aris datang memakai rompi dan celana panjang. trus setelah berlama-lama mereka pacaran, aris ingin bir. dia meminta adikku untuk mengambilkan bir di rumahku soalnya kulkasku banyak ada bir bintang dan san miguel. adikku pun turun dan berlari ke rumahku bersama ogix.
tak berapa lama kemudian, mereka membawa 2 botol bir bintang. 1 diberikan kepada aris dan 1 lagi untuk adikku sendiri. kita pun berlama-lama berdiam diri dirumahnya dek mang. jam sudah menunjukkan hampir pukul 10. aku pun mulai bosen. aku pun turun ke bawah. mengambil jagung, mengoleskannya dengan bumbu jagung lalu memakannya walaupun bibir dan gusiku sariawan tapi aku ini pantang menyerah. aku pun mulai menggigitnya dengan rasa sakit di gigi.
setelah selese makan, aku pun menghisap shisha untuk bersenang-senang. dan aku pun kembali ke lantai 2 rumahnya dek mang. pada saat diatas aku melihat dek mang tidur di tikar sambil tengkurep. aku pun nahan ketawa dan aku duduk disampingnya dek mang dan berpura-pura kalo aku menghipnotis dek mang kayak ferdiyan. setelah selese aku pun meninggalkannya dan melanjutkan nonton YKS.
jam sudah menunjukkan angka 11. aku pun mulai pusing sejenak. aku turun dari tangga lalu pergi ke bale bengong lalu menghisap shisha lagi. lama-lama aku makin pusing. aku pun langsung berhenti menghisap shisha dan berjalan ke kamarku kayak orang mabuk (beneran)
pada saat dikamarku, aku pun langsung menjatuhkan tubuhku ke kasur lalu aku tidur tengkurep. tiba-tiba tak berapa lama kemudian, aku mendengar suara kembang api yang banyak hingga terdengar dari kamarku. aku pun kaget dan langsung terbangun dari tidurku yang nyenyak. aku pun keluar dari kamar. pada saat aku keluar dari kamar, aku hampir gak bisa ngeliat diluar halaman karena mataku tertutup oleh kabut tipis. yang bisa aku liat hanya lampu. aku pun berjalan keluar kayak orang mabuk dalam keadaan pusing masih terasa. pada saat di depan gerbang rumahku, aku diberi selamat tahun baru kepada ayahku. lalu aku menjawabnya dengan lemas lembut. lalu aku pergi ke rumahnya dek mang soalnya banyak teman tetanggaku berdiri disitu sambil melihat kembang api. lalu aku diberi selamat tahun baru kepada beberapa tetanggaku. aku tidak bisa berdiri lama jadi aku putuskan untuk melewatkan momen terbaik yang tidak pernah semua orang lupakan dengan kembali tidur di kamarku.
tiba-tiba aku terbangun lagi sekitar jam 2. bukan karena suara kembang api, tapi aku mendengar papaku teriak-teriak kemabukan sambil berjoget-joget mendengarkan lagu dangdut (aku dapat merasakannya). lalu aku kembali tidur sambil menaruh selimut ke seluruh tubuhku dan memeluk guling lalu tertidur.
sekian cerita blog dari aku dan selamat tahun baru.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 comments:
Posting Komentar