cerita pengalaman anak setan

.

.

.

.

kutukan baju merah di hari raya imlek

1 Februari 2014                                                                                 
kutukan baju merah di hari raya imlek

hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu aku dan keluargaku merayakan hari imlek di MBG. aku sudah 4 kali dikira pelayan toko/mall sama orang asing karena hampir semua pelayan mall MBG memakai baju merah dan celana panjang. mari kita mulai dari pertama:

1. pada saat aku sedang berdiri di depan toko ACE, tiba-tiba sang nenek datang menghampiriku dan bertanya "mas, dimana eskalator ya?" aku pun bingung kenapa dipanggil mas padahal aku baru umur 14. apakah tampangku yang penuh jerawat ini dikira pelayan toko? aku pun langsung menunjuk kemana arah ke eskalator. mungkin nenek ini baru pertama kali datang ke MBG. dan nenek pun berterima kasih kepadaku dan nenek pun berjalan mencari eskalator yang baru saja aku tunjuk dan aku bergegas masuk ke toko ACE dari pada ditanya lagi.

2. pada saat aku lagi berdiri sambil menunggu keluargaku untuk memilih kursi yang enak diduduki, jaraknya ya kira-kira 6 kaki sehingga aku gak bisa melihat keluargaku lagi ngapain. tiba-tiba, bule suami istri yang umurnya kira-kira 60/50-an berjalan kearahku dan bertanya "ekskius mi ser, wer is de ambrela for rein?" mereka sambil memperagakan tangannya bagaikan memegang sebuah payung dan aku pun menjawab "sori, ai dont now" mereka pun berjalan meninggalkanku dan aku pun bergegas berjalan ke keluargaku.

3. pada saat aku berada di lantai 2 dibagian lobby bersama keluargaku, aku pun ingin pergi ke toko gramedia untuk mencari buku sherlock holmes. pada saat aku berjalan beberapa meter dari keluargaku, tiba-tiba nenek-nenek datang menghampiriku sambil membawa keluarganya dan bertanya "mas, dimana supermarket?" aku pun menarik nafas karena dipanggil mas untuk kedua kalinya dan aku pun menghembuskan nafasku pelan-pelan dan aku pun memberi arah kemana supermarket terletak. nenek pun berterima kasih kepadaku dan berjalan mencari supermarket dan aku pun berjalan ke gramedia dari pada ditanya sama orang asing.

4. pada saat aku membaca buku sherlock holmes, tiba-tiba kakek-kakek menghampiriku dan bertanya "mas, dimana tempat amplop ang paonya?" aku pun diam tak bersuara, tak bernafas karena aku dipanggil mas untuk ketiga kalinya dan aku pun mengatakan "maaf, saya gak tau" kakek itu berterima kasih kepadaku dan aku pun berjalan meninggalkan kakek itu dan mencari buku "cara untuk tidak dikira pelayan sama orang asing"

sekian cerita blog dari aku dan betapa kesalnya aku karena dipanggil mas. dan pesan moralku adalah janganlah memakai baju merah di hari imlek pada saat anda sedang pergi ke mall.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar