cerita pengalaman anak setan

.

.

.

.

My first date

5 Februari 2014                                                                                 
My first date

hari ini aku akan menceritakan pengalamanku waktu aku merasa seperti kencan bersama maria. yep wanita yang aku taksir sejak kelas 7. langsung saja kita mulai ceritanya.

kemarin, aku lagi dikantin sedang makan. tiba-tiba luigi menghampiriku dan berkata
"cent, maria nyari khe"
"ahh bullshit bullshit. aku udah tau kalo khe itu boong"
"iih, gak percaya"
"emang, buktikan kalo maria bener-bener manggil aku"
"oke, ayo ikut aku"
"ayo"

aku pun mengikuti luigi ke maria. pada saat dilantai 2 aku sudah melihat maria didepan kelas 8A. aku pun langsung berjalan melewatinya dan aku pun ke kelasku untuk bergulat ala WWE. aku pun sempat mendapat pukulan, tendangan dan dorongan dari julio tapi gak terlalu sakit. tiba-tiba aku melihat luigi sedang berbicara dengan maria. aku pun membuka telinga elangku supaya aku bisa denger apa yang mereka bilang. telinga elangku sudah terbuka dan sekarang tinggal menguping apa yang mereka bicarakan. 
"mar, tuh vincent ada di kelas 8B"
"ooh oke"

ternyata beneran aku dicari maria. aku pun langsung melihat papan tulis yang isinya axel banting aldi ke papan tulis. tiba-tiba maria memukul pundakku
"cent"
"ya" jantung berdetak biasa aja
"kamu besok mimpin doa penutup ya? soalnya besok ada persekutuan doa" jantung berdetak kencang bagaikan sedang bermain double pedal.
"hmm....... oke lah"
"oke"

pada saat maria hendak keluar dari kelas, luigi,  aldo, dan teman yang lain-lain yang tau rahasiaku bahwa aku suka sama maria pada men-cietin aku dengan suara keras. aku malu bukan karena di-cietin tapi aku besok disuruh untuk memimpin doa penutup. temanku viony nanya
"cent, seneng diajak bicara sama maria"
"ya, kayak diajak kencan. tapi, AKU DISURUH MIMPIN DOA PENUTUP"

dan bel pun berbunyi untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya dan jantungku masih berdetak keras sampe aku tiba dirumah.

keesokan harinya, sudah dimulai persekutuan yang diadakan dia aula pada saat pulang sekolah.
pada saat acaranya mulai aku disuruh maria untuk duduk di meja depan yang dibelakangnya ada papan tulis. aku pun mau berjalan ke meja terdepan tapi doa pembuka pun mulai. aku pun kembali duduk mendengarkan doa dari temanku dan pada saat doa selese, aku pun duduk di kursi terdepan. dan disampingku ada igor. aku pun bertanya kepada igor 
"gor, siapa yang nyruh aku buat mimpin doa penutup?"
"aku"
"ihh, kok khe milih aku ?"
"soalnya khe temanku"

kita semua pun berdiri bersama semua murid anak kelas 7 dan 8 untuk menyanyikan lagu rohani bersama-sama. aku pun malah bicara sama igor pada saat semua lagi bernyanyi bersama
"gor, kalo gak ada yang ikut doa, tak 5 knuckle shuffle tuh anak"
" kalo aku kalo gak ada yang iktu doa, tak chokeslam, K.O Punch, RKO"

kita pun terus berbicara tentang WWE. beberapa lama kemudian, semua duduk dan rensy maju kedepan sambil membawa alkitab dan dia yang menjadi pendeta khotbah. aku dan igor pun melanjutkan pembicaraan tentang WWE dan disamping igor ada maria. tiba-tiba, luigi, aldo, mukti, dan jonathan malah memutarkan jarinya. aku pun mengamatinya dengan seksama ternyata arti dari bahasa isyarat itu adalah "tukar tempat duduk". maksudnya mereka nyuruh aku untuk tukar tempat duduk biar aku berada dekat dengan maria. aku pun menjawab mereka dengan menggunakan bahasa isyarat yang meng-artikan "gak ahh malu aku. ntar aku dijauhin"

pada saat pidato rensy selese dan aku pun gak sempat dengar apa yang rensy omongin tadi. dan semua orang pun berdiri dan bernyanyi lagu rohani lagi. maria pun berjalan dibelakang igor lalu dia melewatiku dari belakang. dan mereka yang memakai bahasa isyarat malah men-cietin aku tanpa suara karena maria berdiri disamping kiriku. aku pun senyum balik dengan perasaan malu.

tiba-tiba luigi senyum ke arahku dan luigi ketahuan maria 
"apaan sih luigi"

pada saat doa, tiba-tiba disebelah kananku ada gaby yang tingginya sekitar pundakku dan disebelahnya ada igor. pada saat temanku doa, aku melihat gaby yang tingginya dari pundakku tiba-tiba tingginya bertambah sehingga tingginya se-mulutku. aku pun bingung, tiba-tiba aku melihat kebawah ternyata gaby ninjit. pantesan gaby tinggi aku pun ngomong ke gaby
"gab, khe ninjit ya?"
"hehehe, biar gak dikira pendek"
"pantesan tinggi"

tiba-tiba doa bapa kami pun dimulai. aku, igor, dan adit pun gak terlalu hafal. aku pun menyebut kata-kata belakangnya yang dikatakan oleh gaby. mumpung dia hafal doa bapa kami. setelah doa selese, sekarang doa persembahan, dan setelah doa persembahan, selanjutnya doa penutup. jantungku pun mulai berdetak keras. aku pun maju dan berdoa semampuku. setelah doa, kita pun pulang. pada saat di lobby, bima melihat aku ber-PDKT dengan maria.
"cent, khe enak skali bisa mojok sama maria"
"ya dong"


aku pun segera pulang. aku pun mengambil motor dan mengendarai pulang kerumah. pada saat baru jalan, tiba-tiba tasya memanggilku untuk antarin maria pulang. jantungku berdetak lagi dengan sangat kencang. dan aku pun mau mengantarin maria pulang. ini seperti kencan pertamaku dan sudah terlaksana dengan baik: diajak kencan, PDKT, kencan.

maria menaiki motorku dan kita pun berangkat dan hatiku berdetak lebih kencang karena ini pertama kalinya aku boncengan bersama cewek yang aku taksir selama 1 tahun. pertama-tama, maria ingin pergi ke tiara gatsu untuk membeli cat pilox. aku pun mengantarnya ke tiara gatsu. pada saat di tiara gatsu, aku memarkirkan motorku dan berjalan ke dalam tiara gatsu. pada saat didalam toko, maria menaruh tas di meja dan membuka tas dan mengambil dompetnya dan berjalan ke tempat penitipan barang. yang dia titipkan adalah dompetnya ehh kebalik tasnya yang dia titipkan dan dia dikasih kartu pengembalikan barang. dan kita pun berjalan mencari cat pilox

kita pun tidak dapat mencari pilox. maria pun terasa sedih karena tidak dapat pilox yang dia cari aku pun tau dimana kita bisa beli cat pilox. maria pun kembali ke tempat penitipan barang, memberi kartu, dan mengambil tas dan kita pun kembali ke motor dan mengendarai ke toko bangunan.

setelah sampai di toko bangunan, maria turun dari motor dan berjalan ke mbak-mbak yang menjual barang. 
"mbak ada cat pilox gak?"
"oh ada, tunggu sebentar"

mbak itu kembali sambil membawa kertas yang berisi warna-warna cat pilox.
"cent, cat yang cocok untuk lautan apa"
"yang ini" sambil menunjuk warna biru muda
"kalo yang untuk daratan?"
"ini" sambil menunjuk warna hijau muda.

maria pun memesan kedua cat pilox dan mbak itu pergi mencari cat pilox yang kita pesen dan kita pun menunggu. setelah menunggu lama akhirnya cat pilox yang kita pesen pun datang. maria pun membayar dan berterima kasih kepada aku karena sudah cariin cat pilox. sekarang maria ingin kembali ke sekolah untuk nitip cat pilox biar gak ketinggalan dirumah.

pada saat aku memasuki gang sekolah, aku melihat guru tik yang diboncengi oleh guru olah raga saya yang hendak keluar dari sekolah. aku pun langsung menaruh motor dan maria pu ke sekolah. tiba-tiba aku mendengar maria bilang "gak bu" dan pada saat para guru melihat aku, guru TIK-ku malah ngomong yang nggak-nggak
"kamu sama maria pacaran ya?"
"gak bu"

mungkin itu yang maria katakan waktu dibilang guru tik aku. beberapa lama kemudia aku ketemu sammy (mantan pacarnya maria) yang berjalan keluar dari sekolah
"cent, anterin aku pulang cent"
"gak bisa, aku loh mau nganterin maria pulang"
"cieet, udah pacaran nih?"
"blom, aku cuman nganterin dia pulang aja kok. gak bermaksud pacaran"
"ooh"

sammy pun berjalan melewati ku sambil bilang " duluan cent" "ya". tiba-tiba maria datang. aku pun menyiapkan motor dan katanya "disekolah gak ada orang" aku pun sempat ketawa sedikit dan melanjutkan perjalanan pulang. pada saat diperjalanan, aku melihat bima s  sedang menari diluar gang dan bima d lagi di motor. aku pun menyapa mereka dan meneruskan perjalanan.

aku pun diberi petunjuk dimana rumahnya maria dan akhirnya ketemu juga rumahnya maria. aku pun menaruh motor diseberang jalan dan maria mengucapkan terima kasih kepadaku dan aku pun memutarkan motor dan meninggalkan maria pada saat dia hendak membuka gerbang. pada saat dijalan, aku pun merasa senang banget karena ini seperti kencan pertamaku dan akhirnya aku tau dimana rumahnya maria dan aku pun melanjutkan perjalanan pulang.

sekian cerita blog dari aku dan kamu pasti tau betapa senangnya aku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Posting Komentar