28 Februari 2014
riwayat pakkk djinggg
Hari ini aku akan menceritakan pengalamanku. Cerita ini bukan seseorang
yang meninggal tapi temanku yang bernama Clara yang akan mengakhiri hidupnya
dengan memakan makanan yang gak lazim (bercanda) cerita ini dimulai 2 hari yang
lalu
Aku dan luigi sedang berencana untuk mengerjakan tugas dirumah maria.
Pada saat kita sedang berbicara dengan luigi mengenai PDKT-an antara luigi dan
cindy. Tiba-tiba aku melihat maria keluar dari pintu rumah sambil memakai
handuk yang dipasang dirambutnya dan membukakan gerbang pintunya yang panjang .
Pada saat kita masuk ke rumahnya maria, kita melihat clara dan tasya
sudah ada dirumahnya maria yang sekarang sedang asyik-asyiknya maen hape. Kita
pun duduk dan aku pun mengerjakan tugasnya. Pada saat aku sedang me-ngowo dan
luigi sedang membacaka buku sherlock holmes-ku.
“cent, kerjain nah cent” seru maria
“bagaimana caranya menggambar kalo gak ada pensil dan penghapus?”
“bagaimana caranya menggambar kalo gak ada pensil dan penghapus?”
Dan maria masuk ke kamarnya sambil melepaskan handuk yang masih tertempel
dibagian rambutnya dan aku pun kembali ngowo.
Beberapa saat kemudian maria kaluar dari kamar sambil membawa pensil
dan penghapus dan memberikannya kepada aku. Luigi pun sempat ngomong “cieet”
dan aku pun membalasnya dengan bahasa spanyol “forttiti” dan aku pun lagi ngowo
dan maria lagi menanyaiku
“kenapa gak kamu kerjain?”
“aku loh gak bisa gambar”
“tas, pinjem aipetmu sebentar”
“aku loh gak bisa gambar”
“tas, pinjem aipetmu sebentar”
Tasya pun memberikan aipetnya ke maria dan memberikan kepada aku lagi
dan luigi lagi ngomong “cieet” dan aku pun membiarkannya dan aku pun mulai
mencari grafitti. Pada saat mencari, aku pun melihat banyak alphabet dalam
bentuk graffiti dan aku menanyai luigi mana yang paling bagus untuk digambar.
Luigi pun gak mau mencari dan menyuruhku untuk menanyai ke maria. Aku pun menahan
emosi dan aku pun memanggil maria dan aku menyuruhnya untuk memilih graffiti
mana yang cocok untuk digambar. Maria berdiri dan berjalan menghampiriku dan aku pun
menunjukkan gambarnya. Pada saat kita sedang melihat-lihat dengan jarak dekat,
luigi bangkit dari duduknya dan menjauh dan membantuk hati yang besar dan
dibantu oleh clara (CAPER). Caranya melakukan hati besar adalah : taruh semua
ujung jarimu dibagian atas kepalamu dan cobalah liat ke cermin dan kamu akan
melihat hati yang besar.
Maria pun sudah menentukan gambarnya, aku pun mulai gambar sambil
dengerin lagu A7X dan maria pun kembali ke tempat duduknya dan luigi dan clara
juga ikutan duduk. Pada saat aku sedang menggambar, luigi memberitahu ke maria
dan tasya tentang suara bersinnya clara. Katanya kalo clara sedang bersin,
suaranya bukan yang kayak biasa tapi ini lebih beda dan unik. Suaranya kayak
“pakkk djinggg”. Para cewek-cewek langsung ketawa pada saat luigi mempraktekan
suara bersinnya clara.
“lui, gimana kita teriakin “so, baso” kayak di iklan mie sedap”
“ayo”
“ayo”
Kita pun keluar dari rumahnya maria dan aku pun mencari tempat
persembunyian.
“ayo lui, 1..., 2..., 3...” aku pun mulai menghitung
“SOOO, BASOOOOOO” kita pun teriak susuka hati lalu tukang basonya menoleh ke arah suara.
“SOOO, BASOOOOOO” kita pun teriak susuka hati lalu tukang basonya menoleh ke arah suara.
Clara, tasya, dan maria pun ketawa dan mereka pun membeli baso dan kita
pun kembali kerumahnya maria. Pada saat kita sedang diem-diem sambil melihat
mereka makan baso di rumahnya dan yang aku terus liatin adalah clara yang
sedang kepedesan makan baso sambil membuka mulutnya lebar-lebar seperti ngomong
huruf O. Mereka pun selese makan baso dan kembalikan mangkuk milik pemilik
basonya dan balik kerumah.
Pada saat kita sedang diem-diem, aku melihat clara membuka sop krim
dari KFC yang sisa dan dia campurkan coca-cola hanya sedikit lalu clara
mencicipinya. Setelah dia mencicipinya, dia menyuruh aku untuk mencicipinya
juga. Aku pun mengambil sop krim itu dari tangannya clara dan mencicipinya
sedikit.( Namanya juga calon tentara). Setelah aku mencicipi ternyata rasanya
biasa aja dan gak ada rasa yang berubah dan aku pun kembalikan sop kirimnya ke
clara. Clara pun mempunyai banyak nyawa/sering makan gak lazim/pernah ikut
acara “fear factor”? dia malah menburkan banyak coca-cola ke sop krim lalu
dicicipi. Pada saat clara mencicipi, maria sempat mual-mual karena melihat
clara minum sop coca-cola dan clara memberikan sop coca-colanya ke aku dan aku
pun juga mencicipi. Pada saat mencicipi rasanya sudah berubah banget dan aku
pun juga mual-mual. Luigi pun sempat ngomong ke clara “hari ini adalah hari
riwatnya pakkk djinggg” mereka pun ketawa dan clara tiba-tiba menyuruh aku
untuk jangan masukkan cerita ini ke blogku. Aku pun terus membalas “sudah
terlambat. Semua yang aku liat bakalan masuk ke blogku” clara pun langsung
buang muka dan luigi juga balas “cent kamu buat judul ceritanya “riwayat pakkk
djinggg” gimana?” “boleh juga”
Clara bukannya berhenti makan makanan yang gak lazim tapi malah
diperbesar masalahnya. Dia sengaja mencampurkan coca-cola dengan mizone yang
dibeli luigi waktu dia galau. Lalu dia aduk sehingga warnanya berubah menjadi
warna teh. Lalu dia minum dan dia mengatakan rasanya gak enak lalu dia
membuangnya. Aku pun sempat ngomong “clar, kamu udah liat cahaya yang terang
belum?” “hampir”
Pada saat kita lagi berdiam diri lagi, maria sempat membicarakan
beberapa cerita blogku yang ada namanya dia kayak “bukan aku yang nembak tapi
dia”, “my first date”, dan “jonathan’s birthday” aku pun merasa sangat malu
karena blogku disebutin yang ada namanya. Mungkin lebih malu lagi kalo dia baca
cerita yang ini.
Jam sudah menunjukkan pukul 3. Aku dan luigi harus pulang soalnya luigi
sebelum jam 4 sudah harus pulang. Sebelum pergi, kita harus membersihkan sampah
KFC di mejanya maria. Kita pun membersihkan sampe gak ada bekas sampah dan aku,
luigi, tasya, dan clara mau pulang. Kita pun mengambil motor dan pulang sambil
memikirkan pengalaman waktu dirumah maria.
Sekian cerita blogku






0 comments:
Posting Komentar